Krusial.com — Seluruh masyarakat dunia pada hari ini, Minggu (21/9/2025), memperingati Hari Perdamaian Internasional. Diketahui, setiap tanggal 21 September tiap tahunnya, diperingati Hari Perdamaian Internasional.
Simak sejarah dan tujuan peringatan Hari Perdamaian Internasional setiap tanggal 21 September. Peringatan ini ditetapkan Majelis Umum PBB dengan maksud memperkuat cita-cita perdamaian, baik di dalam maupun antarbangsa.
Melansir weforum.org, tema peringatan tahun ini adalah ‘Bertindak Sekarang untuk Dunia yang Damai’. Ajakan ini menekankan tindakan nyata memobilisasi perdamaian secara global.
Sejarah Hari Perdamaian Internasional
Hari Perdamaian Internasional pertama kali diperingati pada 1982. Sejak saat itu peringatan ini didukung negara, kelompok politik, militer, hingga masyarakat sipil.
Deklarasi tersebut mengajak seluruh dunia mengamati 24 jam tanpa kekerasan dan gencatan senjata. Pada 2001, Majelis Umum PBB memperkuat resolusi asli dan menetapkan 21 September.
Hari Perdamaian Internasional bertujuan mengingatkan masyarakat dunia berkomitmen pada perdamaian di atas perbedaan. Peringatan ini juga mengajak kontribusi membangun budaya damai.
Mantan Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova menyebut peringatan ini sebagai bentuk solidaritas global. Momentum tersebut menyerukan berakhirnya perang dan kekerasan di berbagai belahan dunia.
Setiap 21 September, lonceng perdamaian di Markas Besar PBB, New York, dibunyikan. Lonceng itu bertuliskan “Long Live Absolute World Peace” atau “Panjang Umur Perdamaian Dunia Sepenuhnya”.
Hari Perdamaian Internasional memiliki beberapa tujuan utama:
- Memperkuat cita-cita perdamaian dengan 24 jam tanpa kekerasan.
- Meningkatkan komitmen perdamaian di atas perbedaan.
- Membangun budaya perdamaian secara global.
Negara anggota PBB juga menyepakati resolusi mendukung gencatan senjata global. Kesepakatan tersebut termasuk menyerukan jeda kemanusiaan berkelanjutan pada konflik lokal.
Hari Perdamaian Internasional diperingati dengan berbagai cara di seluruh dunia. Kegiatan meliputi hening cipta, dialog lintas budaya, serta program pendidikan perdamaian.
Setiap tahun, peringatan diresmikan melalui upacara lonceng perdamaian di Markas Besar PBB. Lonceng perdamaian dicetak awal 1950-an dari koin dan medali sumbangan perwakilan negara anggota.***
Tinggalkan Balasan