Krusial.com — Seorang pria asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Herman Yudin Gulo (53), dilaporkan hilang setelah terseret gelombang saat berenang di Pantai Lanaga, Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Minggu (4/10/2026) sore.
Herman diketahui datang ke lokasi bersama 10 rekannya yang sesama pekerja menggunakan kendaraan roda empat. Mereka kemudian berenang di kawasan pantai sekitar pukul 17.00 WIB.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Darmawan, mengatakan korban sempat berenang semakin ke tengah meski telah diingatkan rekan-rekannya untuk kembali ke pinggir pantai.
“Korban bersama rekan-rekannya sedang mandi laut. Saat berada semakin ke tengah, korban sudah diingatkan untuk kembali ke pinggir, tetapi tidak diindahkan,” kata Darmawan.
Sekitar pukul 17.15 WIB, rekan korban melihat Herman mulai terbawa arus gelombang. Salah seorang saksi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun urung dilakukan karena kondisi gelombang di laut cukup besar.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diterima BPBD Aceh Barat sekitar pukul 17.18 WIB dari masyarakat. Tim rescue dan pemadam kebakaran BPBD bersama Pusdalops langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Hingga laporan dibuat pada pukul 19.30 WIB, Herman belum ditemukan. Tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Darmawan mengatakan pihak keluarga atau kerabat korban juga telah berada di lokasi dan mendapat pendampingan selama proses pencarian berlangsung.
Korban diketahui bernama Herman Yudin Gulo, warga Desa Tadukan Raga, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ia berusia sekitar 53 tahun dan bekerja sebagai wiraswasta.
Dalam pencarian tersebut, BPBD Aceh Barat mengerahkan satu unit kendaraan D-Max, satu rubber boat beserta peralatan, satu unit tenda dan lampu, satu unit drone termal serta satu unit ATV.
“Pencarian masih dilakukan oleh tim di lapangan. Kami terus melakukan pemantauan dan upaya pencarian terhadap korban,” ujar Darmawan.
BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai agar memperhatikan kondisi gelombang dan tidak memaksakan diri berenang ketika kondisi laut dinilai berisiko.
Pencarian korban masih berlangsung dengan melibatkan personel BPBD Aceh Barat, Damkar dan Rescue Regu II Mako serta masyarakat setempat. ***
Tinggalkan Balasan