Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 29 Mei 2024 WIB ·

Kasus Malaria di Penajam Paser Utara Turun


					Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur Jansje Grace Makisurat menyampaikan bahwa kegiatan Targeted Drug Administration (TDA) di Penajam Paser Utara (PPU) pada 2023 berhasil menurunkan kasus malaria. Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur Jansje Grace Makisurat menyampaikan bahwa kegiatan Targeted Drug Administration (TDA) di Penajam Paser Utara (PPU) pada 2023 berhasil menurunkan kasus malaria.

Krusial | Jakarta – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur Jansje Grace Makisurat menyampaikan bahwa kegiatan Targeted Drug Administration (TDA) di Penajam Paser Utara (PPU) pada 2023 berhasil menurunkan kasus malaria.

“Pada 2020, terdapat 1.364 kasus dan turun menjadi 232 kasus hingga April 2024. Kasusnya memang menurun walaupun pertambahan jumlah penduduk di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) itu bertambah secara signifikan,” kata Jansje melalui keterangan resminya, pada Selasa, 28 Mei 2024.

Baca Juga:  Boyong Trophy Bergengsi Juara Umum PKA dan Juara 1 Anugerah Pesona Indonesia ke Bumo Pala

Menurutnya, Dinkes PPU pada 2024 akan mengupayakan capaian target Slide Positif Rate (SPR) di bawah lima persen, sedangkan saat ini masih berada pada SPR 19 persen.

Target itu akan dicapai melalui berbagai upaya seperti kegiatan skrining disemua segmen pekerjaan di IKN, pekerja Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), pekerja di PT. Itci Hutani Manunggal (IHM) yang berada di wilayah IKN dan wilayah penyangga.

Baca Juga:  Buntut Kasus Penembakan Brigadir J, Tiga Perwira Polisi Dinonaktifkan

Kegiatan yang dilakukan di PPU dalam menurunkan kasus malaria adalah pelatihan kader malaria dan pemberian Obat Anti Malaria (OAM). OAM diberikan pada kelompok target (TDA) dengan tujuan membasmi sumber malaria di lingkungan masyarakat.

Janjse mengatakan OAM juga diberikan kepada kelompok kerja hutan/MMP IPTF (Intermittent Preventive Treatment in Forest Goers) dengan tujuan memberikan perlindungan pekerja hutan yang akan menginap di hutan.

Baca Juga:  Eks GAM Teupin Raya Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Rumoh Geudong

“TDA dan IPTF yang dilakukan di PPU diharapkan dapat memutus mata rantai penularan malaria,” kata Jansje.

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi perhatian dunia. Di Indonesia, malaria masih menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemukan di daerah-daerah terpencil dan sulit terjangkau.***

source: Infopublik

Artikel ini telah dibaca 16 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

PERMAS For PALA Desak Bustami Hamzah Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Aceh

20 Juli 2024 - 11:05 WIB

Pemerintah Aceh Gelar Pemeriksaan Fisik Mobil Dinas untuk Transportasi PON XXI

20 Juli 2024 - 08:56 WIB

SMAN 1 Blangjerango dan Koramil Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

20 Juli 2024 - 08:39 WIB

PBNU Terbitkan Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Berafiliasi Israel

20 Juli 2024 - 06:29 WIB

SMP Negeri 4 Kluet Timur Laksanakan Pemilihan Ketua OSIS Tahun Ajaran 2024/2025

20 Juli 2024 - 04:47 WIB

Pj Gubernur: Festival Rapai Aceh, Sarana Pelestarian Budaya

20 Juli 2024 - 04:09 WIB

Trending di News