Krusial.com — Cerebral Palsy (CP) merupakan kelompok gangguan yang memengaruhi gerakan, keseimbangan, dan postur tubuh anak. Ibu hamil dapat mengurangi sejumlah faktor risiko cerebral palsy dengan menjaga kesehatan selama kehamilan.

Dilansir dari laman resmi Centers for Disease Control and Prevention (CDC), cerebral palsy memengaruhi kemampuan anak mengendalikan otot. Sebagian besar kasus CP berkaitan dengan kejadian sebelum atau selama kelahiran.

Penyebab CP cukup beragam dan sebagian kasus belum diketahui secara pasti. Karena itu, ibu dapat melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi beberapa faktor risiko selama kehamilan.

Salah satu langkah penting ialah menjalani pemeriksaan kehamilan sejak awal secara rutin. CDC menyebut perawatan prenatal membantu menjaga kesehatan ibu dan perkembangan bayi.

Infeksi selama kehamilan juga dapat meningkatkan risiko CP pada bayi. Beberapa infeksi, seperti rubella, toksoplasmosis, sitomegalovirus, dan herpes, dapat memengaruhi perkembangan janin.

CDC menganjurkan Ibu hamil untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan ketika mengalami demam atau tanda infeksi. Selain itu, cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko infeksi adalah mencuci tangan secara rutin.

Vaksinasi juga dapat membantu melindungi ibu dan janin dari beberapa infeksi selama kehamilan. CDC menganjurkan vaksin tertentu sebelum kehamilan untuk mencegah infeksi yang berbahaya bagi janin.

Kondisi kesehatan ibu hamil juga membutuhkan pemantauan selama kehamilan. Gangguan tiroid dan kejang pada ibu hamil termasuk faktor yang dapat meningkatkan risiko.

Karena itu, ibu hamil dengan kondisi kesehatan tertentu perlu berkonsultasi dengan dokter selama kehamilan. Pengendalian kondisi medis akan membantu tenaga kesehatan memantau risiko yang mungkin memengaruhi ibu dan janin.

Kelahiran prematur juga menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan meningkatnya risiko CP. Dikutip dari Institut Nasional untuk Kesehatan Anak dan Perkembangan Manusia (NICHD), semakin awal kelahiran, semakin besar risiko CP.

Ibu yang berisiko melahirkan prematur perlu mendiskusikan langkah pencegahan bersama dokter. Pemberian magnesium sulfat sebelum persalinan prematur tertentu dapat mengurangi risiko CP.

Ibu juga perlu menghindari paparan zat beracun selama kehamilan untuk menjaga perkembangan janin. NICHD menyebut paparan merkuri dalam kadar tinggi sebagai salah satu faktor risiko.

Upaya tersebut tidak menjamin bayi terbebas dari CP karena sebagian penyebabnya belum diketahui. Namun, perawatan kehamilan yang baik dapat membantu mengurangi sejumlah faktor risiko yang dapat dikendalikan.***