Menu

Mode Gelap

Nasional · 3 Jun 2024 WIB ·

Jemaah Haji Diimbau Segera Konsumsi Makanan


					Petugas katering sedang menyiapkan makanan untuk jemaah haji. (Foto: Kemenkes). Perbesar

Petugas katering sedang menyiapkan makanan untuk jemaah haji. (Foto: Kemenkes).

Krusial | Jakarta – Imbauan untuk segera mengonsumsi makanan kepada jemaah haji selalu disampaikan oleh ketua regu masing-masing. Ketua regu juga bertugas mendistribusikan makanan kepada para jemaah.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Liliek Marhaendro Susilo mengatakan distribusi makanan dilakukan melalui ketua regu kepada para jemaah. Setiap ketua regu membawahi 10 orang jemaah.

“Para ketua regu bertugas mengingatkan jemaah untuk segera mengonsumsi makanan, tidak menunda-nunda. Ketika waktu makan tiba, harus segera dikonsumsi,” kata Liliek melalui keterangan resminya yang dikutip InfoPublik pada Minggu, 02 Juni 2024.

Makanan yang disajikan kepada jemaah haji dikemas dalam boks aluminium foil tertutup rapat. Aspek kecukupan gizi seperti karbohidrat, protein, dan vitamin telah dipertimbangkan dengan matang.

Baca Juga:  Masyarakat Ladang Rimba Gelar Aksi Demo, LSM PUKAT: Ada Apa Dengan Pemerintah Aceh Selatan

Menurut Liliek, dalam kategori makanan tidak ada perbedaan antara jemaah satu dengan yang lain. Selain itu, terdapat penyajian makanan lunak berupa bubur dan lauk dengan tekstur lunak.

“Tidak ada perbedaan kategori makanan antara jemaah satu dengan yang lain, kecuali menu yang disesuaikan dengan daerah asalnya,” kata Liliek.

Pihak katering menyiapkan 20 persen makanan lunak seperti bubur dan lauk lunak untuk setiap kloter saat kali pertama datang. Seterusnya, jumlahnya disesuaikan dengan permintaan ketua kloter melalui bidang layanan konsumsi.

Baca Juga:  Mobil Ketua Rapi Pijay Laka Tunggal di Aceh Besar

Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445 H/2024 M, jemaah mendapatkan layanan katering penuh selama di Tanah Suci, baik di Makkah, Madinah, maupun di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Pelayanan makanan untuk jemaah diberikan sebanyak tiga kali sehari, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam.

Penilaian Menu Makanan

Liliek menambahkan pemantauan kesehatan gizi makanan pada menu jemaah haji telah terjamin aman. Penilaian kesesuaian gizi dan nutrisi dilakukan oleh ahli gizi.

“Menu yang disajikan sudah melalui penilaian oleh ahli gizi saat proses pengadaan konsumsi jemaah. Saat operasional, bidang layanan konsumsi akan memantau kesesuaian makanan yang diberikan oleh pihak katering dengan menu yang telah ditentukan,” kata Liliek.

Baca Juga:  Perkuat SDM Pendidikan Sawit, 20 Dosen Politeknik Seluruh Aceh Ikuti Bimtek dan Sertifikasi Skema Asisten Pengolahan

Bagi jemaah haji yang sedang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dan Madinah, pemantauan gizi makanan juga dilakukan oleh tenaga ahli gizi.

“Untuk jemaah yang sakit dan mendapat perawatan di KKHI, ada tenaga ahli gizi yang memantau kesehatan gizi sesuai dengan rekomendasi dokter spesialis atau Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP),” kata Liliek.

source: Infopublik

Artikel ini telah dibaca 28 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

PERMAS For PALA Desak Bustami Hamzah Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Aceh

20 Juli 2024 - 11:05 WIB

Pemerintah Aceh Gelar Pemeriksaan Fisik Mobil Dinas untuk Transportasi PON XXI

20 Juli 2024 - 08:56 WIB

SMAN 1 Blangjerango dan Koramil Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

20 Juli 2024 - 08:39 WIB

PBNU Terbitkan Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Berafiliasi Israel

20 Juli 2024 - 06:29 WIB

SMP Negeri 4 Kluet Timur Laksanakan Pemilihan Ketua OSIS Tahun Ajaran 2024/2025

20 Juli 2024 - 04:47 WIB

Pj Gubernur: Festival Rapai Aceh, Sarana Pelestarian Budaya

20 Juli 2024 - 04:09 WIB

Trending di News