Krusial.com — Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kembali mencuri perhatian investor setelah mencatat lonjakan harga yang sangat tajam dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan, kenaikan mencapai ribuan persen membuat saham ini ramai dibicarakan di kalangan pelaku pasar modal.
Kabar positif datang ketika Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan bahwa DADA keluar dari papan pemantauan khusus pada Jumat (10/10/2025). Dengan demikian, saham ini tidak lagi diawasi secara ketat dan dianggap telah memenuhi ketentuan bursa. Keputusan tersebut meningkatkan kepercayaan investor untuk kembali memborong saham DADA.
Selain itu, beredar informasi bahwa perusahaan global seperti The Vanguard Group berminat untuk berinvestasi di DADA. Jika benar terjadi, masuknya investor besar diyakini akan membawa dana segar serta memperkuat sentimen pasar. Sejumlah analis menyebut langkah ini berpotensi menjadi titik awal pertumbuhan DADA yang lebih kokoh, sekaligus menarik minat investor asing.
Rumor lainnya menyebutkan perusahaan properti ternama asal Jepang seperti Mitsubishi Estate dan Kajima Corporation tengah mempertimbangkan akuisisi atau skema backdoor listing melalui DADA. Meski belum ada konfirmasi resmi, kabar tersebut mendorong harga saham naik semakin tajam karena dinilai memiliki prospek besar di masa depan.
Keluarnya DADA dari papan pemantauan khusus juga membuka peluang peningkatan likuiditas saham. Aktivitas transaksi di pasar kian ramai, dengan antrean beli tercatat hingga jutaan lot. Banyak pihak meyakini momentum ini dapat mendorong harga saham mencapai level yang lebih tinggi, terutama jika rumor-rumor positif terealisasi.
Meski demikian, analis mengingatkan investor agar tetap berhati-hati. Lonjakan harga yang terlalu cepat kerap disusul koreksi besar, sementara sebagian kabar masih bersifat spekulatif dan belum mendapat pernyataan resmi dari manajemen perusahaan.
Secara fundamental, DADA dinilai memiliki valuasi rendah. Harga sahamnya masih berada di bawah nilai buku, sehingga dianggap undervalued. Apabila perusahaan mampu memperbaiki kinerja keuangan dan menggandeng mitra strategis, potensi pertumbuhan dinilai cukup menjanjikan.
Bahkan, sejumlah pihak memperkirakan harga saham DADA dapat menembus Rp14.000 dalam waktu dekat. Proyeksi lebih agresif menyebutkan harga berpeluang mencapai Rp230.000 jika terjadi akuisisi besar dan masuknya investor global. Namun, semua perkiraan tersebut masih bersifat spekulatif dan menunggu realisasi langkah konkret perusahaan.***
Tinggalkan Balasan