Menu

Mode Gelap

Berita · 20 Apr 2022 WIB ·

BLT Warga Dipotong Kepdes, Ini Penjelasannya


					BLT Warga Dipotong Kepdes, Ini Penjelasannya Perbesar

ACEH SELATAN – Warga Gampong Ujung Padang Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan, dilaporkan, Rabu (20/4/2022) mengeluhkan soal penyaluran bantuan tunai langsung (BLT) dana desa 2022.

Pasalnya, mereka tidak menerima bantuan tersebut  secara utuh sebesar Rp900.000/KK. Tetapi hanya Rp450.000/KK.

Menurut keterangan, jumlah penerima BLT di desa tersebut sebanyak  79 kepala keluarga (KK). Keseluruhan  penerima, menerima sebesar Rp450.000, dari seharusnya sebesar Rp900.00/KK.

Salah seorang penerima Nurhayati (40), warga Dusun Ketapang Gampong Ujung Padang Kecamatan Sawang, mengakui dirinya hanya menerima Rp450.000, namun yang ditanda tanganinya sebesar Rp900.000 untuk tahap pertama (tiga bulan), karena dibagikan untuk warga lainnya.

Baca Juga:  Pimpin Apel Kembali Cuti, Dandim Asel : Jadikan Cuti Lebaran Sebagai Penyemangat Dalam Melaksanakam Tugas Kedepan

Keluhan sama juga disampaikan oleh  warga lain yang tidak setuju dengan “pemotongan” tersebut.

Alasan keuchik melakukan pemotongan itu untuk kebersamaan dan pemerataan atas KK yang tidak lagi menerima bantuan sosial (BST).

“Kenapa dikorbankan kami, seharusnya kami terima Rp900.000,” katanya.

Kepala Desa (Keuchik) Gampong Ujung Padang Kecamatan Sawang M. Nazir yang dikonfirmasi wartawan via telepon, Rabu (20/4/2022), mengakui adanya pemotongan tersebut.

Baca Juga:  Melakukan Penambangan Ilegal, Polisi Amankan Excavator

“Kita salurkan kepada KK lain yang pantas untuk menerima, itu pun atas kesepakatan para warga dan musyawarah desa bersama tuha peut” katanya.

Camat Sawang Kabupaten Aceh Selatan Suhaimi Salihin, S. Ag, ketika  dikonfirmasi  wartawan di Tapaktuan, Selasa, (29/4), mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara persis bagaimana sistem penyaluran BLT itu.

“Salah itu, kalau memang benar dipotong,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Selatan Agustinur, mengatakan, dia belum menerima  laporan dari warga.

Baca Juga:  Mayjend (Purn) TA Hafil Fuddin : Persiapan Pemerintah Aceh Untuk PON 2024 Terkesan Lamban

“Secara aturan tetap salah, menurut kami hal itu (pemotongan) tidak diperbolehkan,” katanya seraya meminta kepala desa untuk tidak mencari alasan pembenaran.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

Kantongi Rekomendasi DPP PPP, Haji Mirwan Ditugaskan Cari Pendamping Hingga Koalisi Untuk Pilbup Aceh Selatan

9 Juli 2024 - 10:50 WIB

Hadiri Rapat Terbatas bersama Presiden, Pj Gubernur Aceh: PON Bangkitkan semangat Pembangunan dan Perekonomian Aceh

13 Juni 2024 - 10:52 WIB

Survei E-CARD Untuk Pilbup Aceh Selatan : Elektabilitas Popularitas Haji Mirwan Peringkat Pertama

12 Juni 2024 - 18:31 WIB

Haji Mirwan Bantu Korban Kebakaran Di Labuhanhaji Barat Aceh Selatan

11 Juni 2024 - 09:14 WIB

Panen Dukungan, Emak-emak Srikandi Sukarela Dukung Haji Mirwan Nyabub di Aceh Selatan

9 Juni 2024 - 11:22 WIB

Tetap Gaya dan Terlindungi di Kantor dengan Outfit Anti UV

9 Juni 2024 - 03:45 WIB

jaket anti uv
Trending di Berita