Krusial.com — Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM menjanjikan hadiah umrah plus uang saku Rp10 juta bagi peserta yang meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh 2027. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga menargetkan kafilah daerah itu menembus lima besar dalam ajang yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tersebut.

Janji itu disampaikan Tarmizi saat menutup MTQ ke-38 tingkat Kabupaten Aceh Barat di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Kecamatan Johan Pahlawan, Senin (19/10/2026) malam. Penutupan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Said Fadheil SH.

Tarmizi meminta para peserta yang akan mewakili Aceh Barat di tingkat provinsi mulai mempersiapkan diri secara serius. Menurutnya, para peserta tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama daerah.

“Kami meminta bagi seluruh peserta yang akan ikut MTQ Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tahun 2027 nanti agar betul-betul serius mempersiapkan diri karena nantinya akan membawa nama baik daerah,” kata Tarmizi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu menyatukan komitmen untuk meningkatkan prestasi Aceh Barat. Target yang dicanangkan adalah masuk 10 besar, dengan harapan mampu menembus lima besar pada MTQ tingkat provinsi mendatang.

“Jika nanti masuk lima besar, semua juara akan mendapatkan bonus besar dari Pemkab Aceh Barat. Juara satu akan kami berikan hadiah umrah plus uang saku Rp10 juta,” ujarnya.

Tarmizi mengatakan besaran bonus bagi peserta lainnya akan disesuaikan dengan peringkat yang diraih. Insentif tersebut, kata dia, merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada peserta yang berjuang mengharumkan nama Aceh Barat.

Untuk mengejar target tersebut, Pemkab Aceh Barat akan memusatkan pembinaan peserta dengan melibatkan pelatih dari tingkat provinsi dan kabupaten. Ia juga meminta para orang tua memberikan dukungan kepada anak-anak yang akan mengikuti kompetisi tersebut.

“Kepada orang tua, tolong dijaga anak-anak kita, terutama yang akan ikut MTQ provinsi. Beri mereka semangat, dukungan dan doakan mereka supaya menjadi juara,” katanya.

Selain mengejar prestasi di tingkat provinsi, Tarmizi berharap Aceh Barat dapat melahirkan qari dan qariah yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Ia menilai potensi tersebut perlu ditemukan dan dikembangkan melalui pembinaan yang lebih terarah.

Karena itu, ia meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) melakukan penjaringan untuk menemukan peserta berbakat yang berpeluang meraih prestasi lebih tinggi. Tarmizi menyatakan pemerintah daerah siap menindaklanjuti rekomendasi LPTQ demi meningkatkan capaian Aceh Barat.

Sementara itu, pada MTQ ke-38 tingkat Kabupaten Aceh Barat, Kecamatan Johan Pahlawan berhasil meraih juara umum. Kecamatan Meureubo menempati posisi kedua, disusul Bubon di peringkat ketiga, Samatiga di posisi keempat, dan Kaway XVI di urutan kelima.

Tarmizi mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan MTQ tahun ini. Meski demikian, ia menyebut rangkaian kegiatan selama empat hari berlangsung tertib dan lancar. ***