Krusial.com — Pengurus Majelis Pengurus Daerah (MPD) Pemuda ICMI Aceh Selatan melakukan pertemuan silaturahmi dan diskusi bersama Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Selatan melalui kegiatan ngopi darat.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus menjajaki peluang sinergi dan kolaborasi dalam mendukung peningkatan literasi, mutu pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Tapaktuan, Aceh Selatan, Sabtu (10/10/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun penuh gagasan. Sejumlah rencana kegiatan dan program pendidikan dibahas, khususnya yang dapat dilaksanakan secara bersama dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, pemuda, pendidik, dan pemangku kepentingan pendidikan.
Plt. Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Selatan, Dr Hifjir, SPd MPd menyambut baik komunikasi dan penjajakan kolaborasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak dapat hanya dibebankan kepada lembaga pendidikan semata.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara MPD, organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk melahirkan gagasan dan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Hifjir.
Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata, inovatif, dan berkelanjutan, terutama dalam penguatan budaya literasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Aceh Selatan.
Sementara itu, Ketua Umum MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan, Ir T. Irwansyah, ST, yang didampingi pengurus, Devi Satria Saputra, Hasbaini dan Marzukri, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
Menurutnya, Pemuda ICMI Aceh Selatan ingin mengambil bagian dalam menghadirkan gagasan dan gerakan yang konstruktif bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan SDM daerah.
“Kami ingin membangun kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Banyak persoalan pendidikan yang membutuhkan gagasan bersama, inovasi, dan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan siap bersinergi dengan MPD Aceh Selatan untuk melahirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Irwansyah.
Ia menambahkan, penguatan literasi menjadi salah satu bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan mampu menghadapi perkembangan teknologi serta tantangan masa depan.
“Kita perlu bergerak dari sekadar berdiskusi menuju aksi. Dari gagasan menjadi program, dari program menjadi gerakan, dan dari gerakan melahirkan perubahan. Inilah semangat yang ingin kami bangun melalui kolaborasi,” tambahnya.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk menjajaki berbagai kegiatan bersama, mulai dari penguatan literasi masyarakat, pengembangan kapasitas pemuda, peningkatan kompetensi pendidik, diskusi pendidikan, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, hingga kegiatan sosial-edukatif lainnya.
Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi lintas organisasi dan kelembagaan merupakan salah satu kunci untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Aceh Selatan.
Melalui semangat “bersinergi, berinovasi, dan berkolaborasi”, MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan dan MPD Aceh Selatan diharapkan dapat terus membuka ruang dialog dan melahirkan berbagai inisiatif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan SDM.
Sebab, membangun Aceh Selatan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur, tetapi juga harus membangun manusia yang berilmu, berkarakter, literat, kreatif, dan siap menghadapi masa depan.***

Tinggalkan Balasan