Krusial.com — Aktivitas lalu lintas di sejumlah kawasan DKI Jakarta berpotensi mengalami kepadatan hari ini, Selasa, 20 Oktober 2026. Hari ini, terdapat rencana aksi penyampain pendapat yang berlangsung di enam lokasi di Jakarta.
Dishub DKI Jakarta menyiapkan, 13 rute alternatif untuk membantu pengendara menghindari titik konsentrasi massa yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB. Enam kawasan yang menjadi lokasi kegiatan penyampaian pendapat meliputi:
- Monumen Nasional (Monas)
- Tugu Tani
- Kompleks DPR/MPR RI
- UKI Cawang
- Bundaran Senayan
- Rawamangun.
Dishub DKI Jakarta mengatakan, pemerintah daerah telah menyusun skema jalur alternatif sebagai langkah antisipasi terhadap aktivitas demonstrasi. Pengaturan perjalanan tersebut, ditujukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
“Sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan penyampaian pendapat. Dengan ini diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.
Menurut informasi Dishub DKI Jakarta, sejumlah akses menuju pusat kota, kawasan parlemen, dan jalur penghubung Jakarta Timur menjadi perhatian. Rute alternatif, disiapkan berdasarkan arah perjalanan agar pengguna jalan tetap memiliki pilihan ketika melintasi wilayah yang berpotensi terdampak demonstrasi.
Rute Alternatif Monas dan Tugu Tani
Untuk kawasan Monas dan Tugu Tani, Dishub DKI Jakarta menyediakan enam pilihan perjalanan dari arah Harmoni, Tanah Abang, serta Senen. Jalur tersebut menghubungkan sejumlah kawasan strategis seperti Stasiun Gambir, Kemayoran, Pulogadung, dan pusat aktivitas Jakarta.
menjadi salah satu titik penting karena menghubungkan arus kendaraan dari Kramat Jati, Tanjung Priok, Pancoran, Halim, hingga akses keluar Tol Jagorawi.
Kramat Jati menuju Tanjung Priok
Kendaraan dapat melewati Jalan Raya Bogor → Jalan Dewi Sartika → Jalan MT Haryono → Jalan DI Panjaitan.
Kramat Jati menuju Pancoran
Rute alternatif yang disiapkan melalui Jalan Raya Bogor → Jalan Dewi Sartika → Jalan MT Haryono.
Tanjung Priok menuju Kramat Jati
Pengendara dapat memanfaatkan Jalan DI Panjaitan → Jalan Mayjen Sutoyo sisi timur.
Exit Tol Jagorawi di Jalan Mayjen Sutoyo menuju Pancoran
Kendaraan dapat menggunakan Jalan Mayjen Sutoyo → Jalan Dewi Sartika → Jalan MT Haryono.
Kramat Jati menuju Halim
Pengendara dapat melintasi Jalan Raya Bogor → Jalan Cililitan Besar → Jalan Komodor Halim Perdanakusuma.
Dua Jalur Alternatif Kawasan Rawamangun
Dishub DKI Jakarta juga mengantisipasi gangguan perjalanan di kawasan Rawamangun yang menjadi salah satu lokasi kegiatan unjuk rasa. Dua pilihan jalur disiapkan untuk kendaraan yang bergerak antara kawasan Pramuka dan Rawamangun.
Pramuka menuju Rawamangun
Pengendara dapat melewati Jalan Pramuka → Jalan Pramuka Sari I → Jalan Rawasari Selatan → Jalan H. Ten Raya → Jalan Bangunan Barat → Jalan Kayu Jati Raya → Jalan Pemuda.
Rawamangun menuju Pramuka
Jalur yang disiapkan melalui Jalan Velodrome → Jalan Bangunan Timur → Jalan Bangunan Barat → Jalan H. Ten Raya → Jalan Rawasari Selatan → Jalan Pramuka Sari I → Jalan Pramuka → putar balik di Simpang Pramuka 1 → Jalan Pramuka.
Warga Diminta Mengatur Waktu Perjalanan
Budi mengingatkan, masyarakat agar memperhitungkan waktu keberangkatan dan menyesuaikan rute dengan kondisi lalu lintas selama kegiatan demonstrasi berlangsung. Imbauan tersebut, terutama ditujukan kepada pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan mendesak di sekitar enam titik kegiatan.***

Tinggalkan Balasan