Menu

Mode Gelap

Berita · 6 Agu 2022 WIB ·

Terkait Penembakan Brigadir J, Guru Besar UNPAD Nilai Langkah Kapolri Harapan Keadilan


					Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Photo : HO Perbesar

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Photo : HO

Krusial.com| Jakarta – Langkah Kapolri memeriksa 25 personel yang tidak profesional dalam olah TKP dinilai dapat memberikan harapan keadilan bagi keluarga Brigadir J, tindakan Kapolri dapat membuat kasus tersebut terang benderang.

Guru besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Prof. Muradi, M.A., Ph.D., menilai langkah ini tersebut bagian penting untuk menuntaskan insiden di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

” Ini menjadi pintu masuk bagi pengungkapan kasus tersebut,” ungkapnya. Sabtu, (06/08/2022).

Baca Juga:  Caleg DPRK Mistan Aulia Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemilih

Prof. Muradi, M.A., Ph.D., menyampaikan 25 personel tersebut menjadi penghambat dalam proses penyelesaian kasus. Muradi menduga 25 personel tersebut berupaya menutupi dan melindungi tersangka utama.

Guru besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Bandung menambahkan, langkah Kapolri tersebut juga memberikan harapan kuat bagi masyarakat. Publik akan makin percaya atas komitmen Kapolri untuk menuntaskan insiden tersebut.

“Ini juga menegaskan arahan dari Presiden RI. Presiden RI mengatakan bahwa negara harus memberikan rasa adil dan melindungi, dan hadir sebagaimana ditegaskan juga dalam Nawacita yang kemudian ditegaskan dalam arahan dan perintahnya kepada Kapolri,” tambahnya.

Baca Juga:  Memperingati 100 Hari Tragedi Kanjuruhan Ribuan Orang Mengikuti Tabligh Akbar di Stadion Kanjuruhan

Prof. Muradi, berharap timsus mengungkapkan kasus ini secara objektif. Hal itu penting supaya nama baik institusi Polri tetap terjaga.

“Nama baik Polri menjadi taruhannya. Oleh karena itu, timsus harus bekerja secara objektif dan membuat kasus ini terang benderang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan ada 25 personel Polri yang diusut karena diduga tak profesional dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir J. Mereka diperiksa secara etik bahkan bisa diusut secara proses pidana.

Baca Juga:  Kemenkes Tindak Tegas Named dan Nakes yang Jadi Calo untuk Dapatkan SKP

Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., juga telah mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri. Kini, Irjen Ferdy Sambo ditempatkan di Pelayanan Markas (Yanma).(Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

Tgk. Muhammad Ridho Agung Wisudawan Terbaik 2024 Universitas Paramadina

19 Juni 2024 - 11:49 WIB

Ribuan Warga Padati Acara Open House Idul Adha di Kediaman Haji Mirwan

19 Juni 2024 - 11:04 WIB

Mulai Hari Ini SIM Mati Bisa Diperpanjang Tak Perlu Bikin Baru

19 Juni 2024 - 07:13 WIB

Ada Enam Strategi Nasional Kemenkes Tanggulangi DBD di Indonesia

18 Juni 2024 - 15:09 WIB

Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau

18 Juni 2024 - 15:02 WIB

Mahmuddin Terpilih Sebagai Ketua HIMPASAY Yogyakarta

16 Juni 2024 - 11:34 WIB

Trending di News