Jakarta: Puasa Ramadan telah memasuki hari-hari terakhir, menandakan bahwa bulan Syawal akan datang. Masyarakat harus bersiap-siap untuk membayar zakat fitrah sebelum Hari Raya Idulfitri.
Mengutip Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq, zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan pada Hari Raya Idul Fitri. Zakat fitrah pertama kali disyariatkan pada bulan Syaban tahun kedua Hijriah.
Adapun zakat fitrah bertujuan menyucikan orang yang berpuasa dari perbuatan yang tidak ada faedahnya. Serta perkataan kotor yang mungkin timbul pada saat berpuasa, serta memberi bantuan pada fakir dan orang lemah.
Dalam Islam, hukum mengeluarkan zakat fitrah wajib bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat tertentu. Kewajiban ini didasarkan pada dalil-dalil yang terdapat dalam Alquran dan Hadits.
Salah satu firman Allah SWT dalam Alquran yang menjelaskan tentang zakat terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 43:
وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ ٤٣
wa aqîmush-salata wa âtuz-zakâta warka‘û ma‘ar-râki‘în
Artinya: Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk. (QS. Al-Baqarah: 43)
Selain itu, dalam surat At-Taubah ayat 103, Allah SWT berfirman:
خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ ١٠٣
khudz min amwâlihim shadaqatan tuthahhiruhum wa tuzakkîhim bihâ wa shalli ‘alaihim, inna salataka sakanul lahum, wallâhu samî‘un ‘alîm
Artinya: Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha. (QS. At-Taubah: 103).
Hadits Nabi Muhammad SAW juga menegaskan bahwa zakat merupakan salah satu dari lima pilar utama dalam Islam. Dalam hadits tentang zakat fitrah yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, disebutkan:
“Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan haji ke Baitullah bagi yang mampu.”
Sebagai bentuk ancaman bagi mereka yang enggan menunaikan zakat, Nabi SAW juga bersabda dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:
“Barangsiapa yang diberi harta oleh Allah lalu ia tidak menunaikan zakatnya, maka pada hari kiamat hartanya itu akan dijadikan seekor ular besar yang berbisa yang akan melilit lehernya, kemudian ular itu akan menggigit kedua pipinya sambil berkata: Aku hartamu, aku simpananmu.”
Dalam syariat Islam dijelaskan bahwa zakat fitrah ditunaikan dengan takaran 1 sha atau 2.5 kg atau 3.5 liter makanan pokok perorang. Adapun bagi masyarakat Jakarta, maka dapat menggunakan beras dengan takaran di atas.
Adapun untuk pembayaran zakat fitrah menggunakan uang yang ditetapkan Baznas RI adalah Rp.47.000. Sesuai dengan takaran beras 2,5 kg atau 3,5 liter beras premium untuk wilayah Jabodetabek.
Takaran zakat fitrah nantinya akan disalurkan kepada 8 golongan penerima zakat. Di antaranya, orang-orang fakir, miskin, Amil zakat, mu’allaf, budak, orang-orang yang berhutang, fisabilillah, dan orang berjalan jauh bukan untuk kemaksiatan.
Sebagaimana yang tercatat dalam Alquran surat At-Taubah ayat 60:
۞ اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلۡفُقَرَآءِ وَالۡمَسٰكِيۡنِ وَالۡعٰمِلِيۡنَ عَلَيۡهَا وَالۡمُؤَلَّـفَةِ قُلُوۡبُهُمۡ وَفِى الرِّقَابِ وَالۡغٰرِمِيۡنَ وَفِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ وَابۡنِ السَّبِيۡلِؕ فَرِيۡضَةً مِّنَ اللّٰهِؕ وَاللّٰهُ عَلِيۡمٌ حَكِيۡمٌ
Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, orang yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana. (QS. At-Taubah: 60).***
Tinggalkan Balasan