Laporan: Safdar. S

Krusial.com| Aceh Selatan – Demi melahirkan karakter kepemimpinan mahasiswa yang Intelektual dan berintegritas, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan menyelenggarakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMTD), di Aula Kampus STAI Tapaktuan, Senin (3/10/2022).

LKMTD ini digelar dengan mengusung tema, optimalisasi pengurus DEMA menjadi true leader bagi mahasiswa STAI Tapaktuan hal ini disampaikan Ketua Panitia LKMTD Tahun 2022, Yusri.

” Kami berharap peserta pelatihan agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga materi yang disampaikan nanti dapat dipahami serta diterapkan dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Aceh Selatan, AKBP Nova Suryandaru melalui Kasat Binmas Polres Aceh Selatan, AKP Harun yang hadir sebagai pemateri mewakili Polres Aceh Selatan menyampaikan bahwa peran dan fungsi mahasiswa adalah sebagai agen perubahan ( Agent Of Change) dan sosial kontrol (Social Control) dalam kemajuan bangsa dan negara di tengah arus globalisasi.

” Ada peran penting mahasiswa terhadap masyarakat dan pemerintah. Peran mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat yaitu mahasiswa menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah, mahasiswa sebagai kontrol politik dan mahasiswa sebagai penyambung lidah pemerintah ke masyarakat,” ucapnya.

Kasat Binmas Polres Aceh Selatan menyampaikan bahwa kegiatan LKMTD, yang dilaksanakan oleh DEMA STAI Tapaktuan adalah salah satu kegiatan yang sangat baik dalam mempersiapkan pemimpin masa depan yang berkarakter dan islami, hanya dengan pelatihan pelatihan kita bisa mendapatkan itu semua.

” Saran kami kegiatan seperti ini bisa dijadikan agenda akademik dan dilaksanakan secara berkala,” imbuhnya.

Trainer Muda Aceh Selatan Zulfahmi Hasman, S.IP yang juga menjadi pemateri menyampaikan bagaimana membentuk sikap dan etika kepemimpinan mahasiswa yang responsif dan kompeten.

Dalam uraiannya Zulfahmi juga membahas kewajiban dan tanggung jawab mahasiswa yang tercantum di dalam Tri Darma Perguruan Tinggi. Adapun Tri Darma Perguruan Tinggi adalah Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat. Dari Penjabarannya terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, ketiga faktor tersebut memiliki hubungan yang sangat erat dengan lainnya.

Pendidikan yang digunakan sebagai landasan untuk memulai suatu penelitian. Kegiatan penelitian merupakan langkah awal sebagai persiapan untuk mengabdi kepada masyarakat. Sementara pengabdian masyarakat merupakan tujuan utama dari adanya pendidikan dan penelitian.

” Konsep kesuksesan dalam organisasi adalah dimana gagasan itu dilahirkan oleh orang-orang cerdas, dijalankan oleh mereka yang setia dan pada saatnya dieksekusi oleh orang-orang yang berani,” tandasnya.

Senada dengan itu, mewakili pemerintah Daerah Aceh Selatan, Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP menyampaikan bahwa Bupati Aceh Selatan sangat mendukung kegiatan kegiatan mahasiswa STAI Tapaktuan, menurutnya bupati sangat tertarik dengan STAI Tapaktuan serta program program yang di jalankan.

” Contohlah kepemimpinan Rasulullah SAW. yaitu dengan menerapkan Sifat Shiddiq, Amanah, Tabligh dan Fathanah,” tutupnya.