Krusial.com | Aceh Besar – Melalui Program Patriot Pangan Konsorsium 10 PTN, Universitas Syiah Kuala menggelar Pelatihan Pengolahan Benih (Seed Processing) dan Teknik Budidaya Padi Galur Turunan Sigupai Lokal Aceh di Gampong Leupung Ulee Alue, Kuta Baro, Aceh Besar, Jumat (18/11/2022).

Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara bersama melalui kemitraan dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh.

Koordinator kegiatan, Prof. Dr. Ir. Efendi, M. Agric. Sc menyebutkan ada 560 jenis Padi lokal di Aceh. Diantara jenis Padi lokal yang sedang dikembangkan USK adalah Sigupai dari Aceh Barat Daya.

Pihaknya berharap Padi Sigupai ini dapat dikembangkan dan dibudidayakan di desa binaan sebagai salah satu upaya dalam peningkatan produksi dan ketersediaan Pangan lokal.

Sebagai lembaga yang konsen dengan kegiatan pengkajian untuk meningkatkan teknologi di bidang pertanian terutama untuk menghasilkan benih-benih unggul, Kepala BPTP Aceh, Ir. Ferizal, M.Sc, menyatakan siap mendukung kelanjutan dari program yang sedang dijalankan.

Keuchik Gampong Leupung Ulee Alue, Abdul Muthaleb mengaku acara pelatihan yang dilakukan USK dan BPTP Aceh ini sangat bermanfaat bagi warga desanya. Karena mayoritas masyarakat desa kami memang petani padi, ujar Muthaleb.

Muthaleb berharap agar kegiatan ini dapat berkelanjutan sehingga produktivitas Padi petaninya semakin meningkatkan.

Turut hadir dalam acara sebagai Tim pendamping, Dr. Rahman Jaya, S. Pi, M.Si (BPTP), Nasrullah, SP., M.Si (Agrotek USK) dan Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc (TP USK).