Krusial.com — Rehabilitasi Terminal Tipe B Aceh Tamiang pada tahun anggaran 2026 tidak hanya memulihkan kerusakan akibat banjir, tetapi juga meningkatkan kapasitas fasilitas untuk menunjang kenyamanan dan keamanan penumpang.
Peningkatan tersebut meliputi penambahan loket pelayanan dari delapan menjadi 12 unit, perluasan ruang tunggu dari 40 menjadi 168 meter persegi, serta penambahan kantin dari dua menjadi empat unit. Fasilitas toilet juga ditingkatkan dari dua menjadi enam unit.
Penjabat Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, saat meninjau progres rehabilitasi bersama Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail dan sejumlah pejabat terkait, Selasa (13/10/2026), meminta pekerjaan dipercepat agar terminal segera kembali melayani masyarakat.
“Terminal ini sangat vital bagi masyarakat. Kami mengharapkan percepatan penyelesaian pembangunan agar pemanfaatannya dapat segera pulih,” ujar Taufik.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, mengatakan pembenahan juga mencakup penataan kantor petugas, akses bagi penyandang disabilitas, ruang laktasi, fasilitas ATM, musala, dan pagar terminal. Tampilan bangunan turut diperbarui untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa transportasi.
Terminal Tipe B Aceh Tamiang merupakan simpul transportasi antarkota dalam provinsi sekaligus salah satu pintu masuk ke Aceh dari Sumatera Utara.
Pemerintah Aceh berharap rehabilitasi tersebut rampung sesuai target sehingga operasional terminal kembali optimal dan konektivitas antardaerah semakin lancar. ***

Tinggalkan Balasan