Menu

Mode Gelap

Berita · 7 Jun 2022 WIB ·

Sejumlah Komoditas Bahan Pokok Di Aceh Selatan Mangalami Lonjakan Harga


					Pedagang Sedang Melakukan Transaksi Jual-beli di pasar Tradisional Kotafajar kecamatan Kluet Utara, Selasa (7/6/2022) Photo : Krusial Perbesar

Pedagang Sedang Melakukan Transaksi Jual-beli di pasar Tradisional Kotafajar kecamatan Kluet Utara, Selasa (7/6/2022) Photo : Krusial

ACEH SELATAN – Sejumlah bahan pokok di Aceh Selatan kembali mengalami kenaikan harga sejak tiga pekan terakhir, kondisi kenaikan harga pada sejumlah komoditas pokok ini terjadi sejak 3 pekan terakhir dan sangat berdampak pada pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat di kabupaten Aceh Selatan.

Kenaikan harga yang disebabkan oleh banyaknya permintaan pengiriman dari Aceh Selatan ke kabupaten atau provinsi lainnya ini membuat para pedagang mengeluh akibat susahnya mendapatkan ketersediaan komoditas tersebut dan harganya yang melambung tinggi.

Baca Juga:  Sambut Malam Tahun Baru, DSI Aceh Selatan dan BKM Lhok Keutapang Gelar Zikir dan Doa Bersama

Salah seorang pedagang Nouval mengatakan, kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pokok tersebut telah terjadi sejak beberapa pekan terakhir pada komoditas bawang merah, cabe merah, cabe rawit dan jeruk nipis.

“Bawang merah saat ini mencapai harga Rp. 45.000 per kilogram dimana sebelumnya Rp.30.000 perkilogramnya, cabe rawit yang sebelumnya Rp.30.000 kini mencapai Rp.40.000, sementara komoditas cabe merah juga mengalami lonjakan harga dari sebelumnya Rp.30.000per kilogram kini menjadi Rp.60.000,” bebernya saat diwawancarai Krusial.com di pasar tradisional Kotafajar kecamatan Kluet Utara, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga:  Menjadi Barometer Harga CPO Dunia

Menurutnya hal ini terjadi karena banyaknya permintaan komoditas tersebut diluar kabupaten Aceh Selatan dengan harga yang lebih tinggi, sehingga membuat para agen lebih memilih membawa komoditas tersebut keluar Aceh Selatan yang menyebabkan terjadi lonjakan dan kelangkaan di Aceh Selatan.

Ia meminta agar pemerintah segera melakukan evaluasi dan kembali menstabilkan harga komoditas tersebut di Aceh Selatan agar perekonomian dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dapat dengan mudah terpenuhi.

Baca Juga:  Wali Santri MUQ Aceh Selatan Menangis Bahagia, Ucapakan Terimakasih Pada Direktur dan Seluruh Guru

“Kita berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat merespon kondisi ini, agar masyarakat dapat terlepas dari kondisi ekonomi yang semakin menghimpit,” harapnya.(Safdar.S)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

Ketua LPPM USK Apresiasi Aktivitas PR-ITP

20 Juni 2024 - 08:36 WIB

Tgk. Muhammad Ridho Agung Wisudawan Terbaik 2024 Universitas Paramadina

19 Juni 2024 - 11:49 WIB

Ribuan Warga Padati Acara Open House Idul Adha di Kediaman Haji Mirwan

19 Juni 2024 - 11:04 WIB

Mulai Hari Ini SIM Mati Bisa Diperpanjang Tak Perlu Bikin Baru

19 Juni 2024 - 07:13 WIB

Ada Enam Strategi Nasional Kemenkes Tanggulangi DBD di Indonesia

18 Juni 2024 - 15:09 WIB

Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau

18 Juni 2024 - 15:02 WIB

Trending di Kesehatan