Menu

Mode Gelap

Berita · 15 Jun 2022 WIB ·

Rumah Rungko, Jejak Kejayaan Kluet Di Masa Lampau


					Jajaran Kodim 0107 / Aceh Selatan,Komunitas ASTA dan Pemkab Saat Menggelar Bhakti Gembira di Rumah Rungko, Desa Koto, Sabtu (11/6/2022) Photo : Safdar.S Perbesar

Jajaran Kodim 0107 / Aceh Selatan,Komunitas ASTA dan Pemkab Saat Menggelar Bhakti Gembira di Rumah Rungko, Desa Koto, Sabtu (11/6/2022) Photo : Safdar.S

ACEH SELATAN – Aceh Selatan, kabupaten yang terletak di pesisir barat selatan Aceh itu tak hanya kaya dengan spot wisata dan keindahan alam yang mempesona, namun negeri tuan tapa itu juga mewariskan berbagai budaya kepada generasinya.

Ya di kabupaten yang didiami oleh tiga suku diantaranya suku Aceh, Aneuk Jamee dan Keluwat atau Kluet itu masih kental perpaduan budaya diantara ketiga suku tersebut.

Di kecamatan Kluet Tengah, terdapat salah satu situs peninggalan sejarah suku Kluet di masa lampau, situs tersebut adalah Rumah Adat Rungko yang terletak di Desa Koto Kecamatan Kluet Tengah kabupaten Aceh Selatan.

Baca Juga:  Kapolda Aceh Terima Audiensi Pejabat SKK Migas

Salah seorang tokoh Adat Kluet, Bentara Yakub (60) mengatakan Rumah Adat Rungko Kecamatan Kluet Tengah didirikan pada tanggal 1 Januari 1861 oleh Raja Menggamat, Imam Hasbiyallah Muhummad Teuku Nyak Kuto, yang tidak lain merupakan keturunan pejuang Kluet Tgk. Imam Sabil yang pernah berperang melawan Belanda dalam Perang Lawe Meulang Menggamat.

Rumah Adat suku Kluet ini selain sebagai tempat tinggal Raja juga berfungsi sebagai tempat bermusyawarah sekaligus kantor pengadilan jika terjadi perselisihan dan sengketa dalam kehidupan rakyat Menggamat.

Uniknya, Rumah Adat Rungko ini dibangun dengan menggunakan kayu pilihan yang proses penebangannnya memakan waktu bertahun-tahun. Pada saat kayu dipilih untuk dijadikan bahan, para tokoh saat itu menebang pohon tersebut menggunakan parang, jika saat proses penebangannya parang terjatuh maka kayu tersebut tak jadi diambil karena dimaknai bahwa aulia tidak mengizinkannya.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Selatan Gelar konsepsi Ranperbup Perlindungan Iklim

 

“Nah itulah yang membuat proses pembangunannya saat itu menjadi lama dan sangat memakan waktu,” lanjut Bentara.

Penamaan Rungko sendiri adalah pemaknaan dari rangka atau kerangka, yang mengisyaratkan bahwa rumah Rungko merupakan penyatuan yang berbentuk tempat untuk 4 marga suku Kluet yang ada di Aceh Selatan saat itu.

Jika dilihat sekilas, tidak ada perbedaan antara rumah Rungko dengan rumah adat Aceh pada umumnya, namun jika ditilik lebih dalam terdapat perbedaan beberapa ornamen dan motif dengan makna khusus yang menjadi identitas bagi suku Kluet di Aceh Selatan.

Baca Juga:  Demi Nonton Bareng Dengan Masyarakat, Dandim Aceh Selatan Rela Duduk Berlesehan

Akibat Pandemi Covid-19, rumah adat yang berada sejauh 31 menit dari ibu kota Tapaktuan ini menjadi sepi pengunjung. Para pihak di Aceh Selatan terus melakukan pembenahan lewat karya bakti di situs sejarah Aceh tersebut sebagai upaya pelestarian budaya. (Safdar.S)

Artikel ini telah dibaca 287 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

Tgk. Muhammad Ridho Agung Wisudawan Terbaik 2024 Universitas Paramadina

19 Juni 2024 - 11:49 WIB

Ribuan Warga Padati Acara Open House Idul Adha di Kediaman Haji Mirwan

19 Juni 2024 - 11:04 WIB

Mulai Hari Ini SIM Mati Bisa Diperpanjang Tak Perlu Bikin Baru

19 Juni 2024 - 07:13 WIB

Ada Enam Strategi Nasional Kemenkes Tanggulangi DBD di Indonesia

18 Juni 2024 - 15:09 WIB

Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau

18 Juni 2024 - 15:02 WIB

Mahmuddin Terpilih Sebagai Ketua HIMPASAY Yogyakarta

16 Juni 2024 - 11:34 WIB

Trending di News