Menu

Mode Gelap

Berita · 18 Mar 2022 WIB ·

Pasca Mutasi Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB di Aceh Selatan, Diduga Meninggalkan Hutang


					Pasca Mutasi Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB di Aceh Selatan, Diduga Meninggalkan Hutang Perbesar

ACEH SELATAN – Pasca mutasi dan pelantikan kepala SMA/SMK/SLB di Aceh Selatan yang dilakukan Sekdaprov Aceh Taqwallah, belum lama ini, kalangan dunia pendidikan di daerah itu diresahkan oleh kasus utang yang ditinggalkan oleh pejabat bersangkutan.

Informasi tentang kasus utang piutang sekolah yang disinyalir dilakukan oleh oknum kepala sekolah yang bersangkutan itu, beredar di kalangan pendidikan dan pemerhati kemasyarakatan setelah prosesi mutasi dan pengangkatan kepala sekolah SMA/SMK/SLB yang belakangan bermasalah.

Menurut keterangan, sejumlah SMA/SMK/SLB yang “terlilit utang” kepala sekolah itu yakni SMA 1 Sawang sejumlah Rp. 71.000.000,-, SMK 1 Tapaktuan sebesar Rp.32.000.000,-  dan SMA Unggul Labuhan Haji sejumlah Rp. 24.000.000,-.

Baca Juga:  Karhutla Hanguskan Lahan Sawit di Bakongan

Selain itu, sejumlah SMA lain yang nilainya dibawah Rp.10.000.000 tidak bisa sebutkan satu-persatu.

“Kalau Rp.10.000.000 jumlahnya, hampir rata-rata kepala sekolahnya meninggalkan utang,” kata sumber itu.

Mantan Kepala SMK 1 Tapaktuan Nailis yang disebut-sebut meninggalkan utang, menyatakan, pihaknya tidak bettanggung jawan atas utang tersebut

“Itu tanggung jawab bendaharawan sekolah, karena saya tidak memegang uang,” katanya seraya menyatakan pihak sekolah justeru yang berutang kepadanya.

Baca Juga:  Tgk. H.Armia Ahmad : Dengan PKU Kita Cetak Kader Ulama Yang Berwawasan Dan Berkemajuan

Demikian pula mantan kepala SMA 1 Sawang Syamsuir, juga dilaporkan meninggalkan utang pa sekolah sejumlah Rp. 71.000.000,-.

Ketika dikonfirmasi krusial.com mantan Kepala SMK 1 Sawang, Samsuir belum berhasil dihubungi via telepon.

Terpisah, Ketua MKKS Aceh Selatan, Muzakkir, S. Pd yang  juga kepala Sekolah SMAN1 Sawang kepada wartawan menyampaikan berdasarkan kita cek kepada bendahara, kepala sekolah lama tidak meninggalkan utang.

“Kita sudah cek kebendahara kepala sekolah lama tidak ada meninggalkan utang dan seluruh SMA kita tanya tidak ada utang itu mungkin informasi keliru,”katanya.

Baca Juga:  Kodim 0107/Aceh Selatan Terima Kunjungan Tim Wasrik Itdam IM

“Hanya saja bulan januari SMA Negeri I Sawang yang belum di bayar lebih kurang Rp 15 juta dikarenakan bulan berjalan kalau sudah keluar dana bos baru dibayar,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Selatan anadewi ketika dimintai tanggapannya menyatakan, pihaknya tidak mengetahui masalah utang piutang para kepala sekolah tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan guru kepada saya,” ucapnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 193 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

PERMAS For PALA Desak Bustami Hamzah Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Aceh

20 Juli 2024 - 11:05 WIB

Pemerintah Aceh Gelar Pemeriksaan Fisik Mobil Dinas untuk Transportasi PON XXI

20 Juli 2024 - 08:56 WIB

SMAN 1 Blangjerango dan Koramil Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

20 Juli 2024 - 08:39 WIB

PBNU Terbitkan Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Berafiliasi Israel

20 Juli 2024 - 06:29 WIB

SMP Negeri 4 Kluet Timur Laksanakan Pemilihan Ketua OSIS Tahun Ajaran 2024/2025

20 Juli 2024 - 04:47 WIB

Pj Gubernur: Festival Rapai Aceh, Sarana Pelestarian Budaya

20 Juli 2024 - 04:09 WIB

Trending di News