Krusial.com | Nagan Raya – Wayang kulit, seyogyanya merupakan tradisi leluhur yang melekat dari kebudayaan tua suku Jawa. Kegigihan suku Jawa yang mengantarkan mereka tersebar hampir di seluruh pelosok tanah air.

Tersebarnya suku Jawa di tanah air, tentunya membawa serta tradisi tradisi leluhur yang sejatinya melekat pada suku Jawa. Salah satunya pagelaran wayang kulit, yang sarat akan pesan pesan moral.

Pergelaran Wayang kulit  di gelar di Desa Ujong Padang Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Minggu 06 Agustus 2023.

Tentu, pada pagelaran tersebut seolah mengisi kerinduan akan kampung halaman. Terutama bagi mereka yang sudah meninggalkan kampung halaman tanah Jawa.

Di Aceh, terutama di Kabupaten Nagan Raya, suku Jawa tersebar di beberapa tempat. Kendati menjadi suku minoritas di tanah rencong. Faktanya pagelaran wayang kulit menjadi hiburan tersendiri. Kemudian, wayang menjadi pagelaran memikat, tidak hanya bagi suku Jawa, namun juga Aceh.

Anak anak, remaja serta orang tua seolah terpikat dengan alunan gamelan yang ditabuh, mengisyaratkan keberagaman suku yang berdampingan larut dalam seni dan budaya.

Kemudian, pada pagelaran itu, ketika tabuhan alat musik berbaur dengan riuh suara anak anak yang turut menyaksikan pagelaran wayang, pada saat itu pula kebudayaan wayang dipertontonkan dan diperkenalkan pada mereka.

Sehingga, mereka menjadi kenal akan kebudayaan wayang kulit dan paham kalau wayang kulit merupakan kebudayaan leluhur dari suku Jawa yang ada di sebrang pulau Sumatra.
Keuchik (Kepala Desa) Ujong Pandang Juanhar, mengatakan pagelaran wayang kulit yang digelar di Desanya merupakan kegiatan program bersih Desa. Bersih Desa dalam hal ini menurutnya adalah secara spiritual dalam konteks budaya.

Di Desa Ujong Padang sendiri, diakuinya penduduk dominan di dominasi suku Jawa, demikian juga dengan Desa tetangga Desa Jokja.

Dalam konteks pagelaran seni budaya wayang kulit, Juanhar Keuchik Desa Ujong Padang, harapan besarnya adalah mempererat ikatan silaturahmi dan kekeluargaan dalam konteks bingkai besar budaya masyarakat.