Laporan : Safdar.S

Krusial.com| Aceh Selatan – Direktur Yayasan Gampong Hutan Lestari (YGHL) Aceh Selatan, Sarbunis menilai proyek Biodiversity Conservation and Climate Protection in The Gunung Leuser Ecosystem (BCCPGLE) di Aceh Selatan tidak memiliki dampak terhadap penyelamatan hutan dan tutupan lahan di ekosistem Leuser.

Sebaliknya proyek atas kerja sama hibah Pemerintah Jerman (KFW) dengan Pemerintah Republik Indonesia yang telah berjalan sejak tahun 2015 sampai sekarang itu justru tidak dapat meminimalisir bencana ekologi yang terjadi di Kabupaten Aceh Selatan sebagaimana bencana banjir yang terjadi seminggu yang lalu.

” Dimana salah satu faktor penyebabnya adalah akibat deforestasi (Penggundulan hutan yang biasanya dilakukan untuk mengubah fungsi lahan menjadi fungsi lain, Red) hutan semakin tinggi,” ucapnya, Kamis (8/9/2022).

Menurutnya sebagian besar deforestasi itu terjadi dalam kawasan ekosistem leuser yang merupakan bagian dari wilayah intervensi proyek KFW. Oleh sebab itu pihaknya mendesak agar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengevaluasi Proyek tersebut.

Tak hanya itu, YGHL juga menilai proyek KFW gagal tidak berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di pinggir hutan yang selama ini menjadi tombak penyelamat ekosistem Leuser.

” Proyek tersebut tidak hanya bermasalah terkait substansi pelaksanaan dan capaian, juga tim manajemen proyek tidak membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kabupaten dan masyarakat sipil yang ada di Aceh Selatan,” imbuhnya.

Selain Menteri LHK, YGHL juga meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh juga ikut melakukan evaluasi proyek dimaksud.

” Tidak hanya cukup menerima laporan periodik, akan tetapi DLHK Aceh juga harus memastikan proyek tersebut terlaksana apa adanya di lapangan,” tandasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Krusial.com belum berhasil mengkonfirmasi pihak-pihak terkait di Aceh Selatan, konfirmasi yang coba dilakukan ke beberapa sumber terkait tidak mendapatkan jawaban, mulai dari tidak memahami masalah hingga tidak bisa memberikan keterangan.