Menu

Mode Gelap

Berita · 8 Nov 2023 13:24 WIB ·

HIV dan AIDS Merambah Aceh Selatan, Masyarakat Diminta Berprilaku Sehat


					HIV dan AIDS Merambah Aceh Selatan, Masyarakat Diminta Berprilaku Sehat Perbesar

Krusial | Aceh Selatan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mengungkapkan temuan mengejutkan dalam upaya penanganan HIV di Serambi Mekkah.

Selama periode Januari hingga Juni 2023, telah tercatat 123 kasus baru HIV dan kasus AIDS 36 kasus yang terdeteksi di provinsi ujung barat ini.

Dari data tersebut, Kota Banda Aceh menyumbang 49 kasus, menjadi yang tertinggi di Aceh.

Dinas Kesehatan Aceh, mengungkapkan bahwa tren ini menunjukkan dominasi kasus HIV dan AIDS di kalangan kaum pria.

“Orang dengan HIV (ODHIV) paling banyak terpapar akibat praktik homoseksual, mencapai 72,4 persen, diikuti oleh waria dengan 32 persen. Penularan juga terjadi melalui pemakaian jarum suntik yang berulang diantara pengguna narkoba,” sumber Dinkes Aceh.

Baca Juga:  523 Bacaleg DPRK Aceh Selatan Jalani Tes Baca Al-Qur’an

Dalam rincian data, terlihat bahwa Banda Aceh menjadi pusat perhatian dengan jumlah kasus ODHIV tertinggi, mencapai 49 kasus di Kota Banda Aceh.

Diikuti oleh Kota Langsa dengan 23 kasus, dan Kota Lhokseumawe dengan 9 kasus. Kasus HIV/AIDS ini paling banyak di Wilayah Kota dibanding Kabupaten, meskipun penduduk di perkotaan lebih sedikit

Pada tingkatan kabupaten, Aceh Tenggara dan Aceh Utara sama-sama mencatatkan 9 kasus. Meski demikian, penyebaran kasus ini juga melibatkan sejumlah wilayah lainnya, dengan penemuan kasus di berbagai daerah.

Baca Juga:  28 Anggota Satpol PP Nagan Raya Tes Urine, Ada Apa?

Berdasarkan data yang dikumpulkan sejak tahun 2004 pasca tsunami hingga Juni 2023, tercatat bahwa kasus HIV/AIDS di Aceh telah mencapai angka mencengangkan, yaitu 2.094 kasus.

Dari jumlah tersebut, 1.321 penderita terinfeksi HIV, sedangkan 772 lainnya terdiagnosis menderita AIDS.

Dinas Kesehatan Aceh juga mengungkapkan bahwa tahun 2022 mencatatkan jumlah kasus HIV tertinggi dengan 210 kasus, sementara tahun 2018 merupakan puncak peningkatan kasus AIDS dengan 89 kasus, disusul oleh 155 kasus HIV.

Situasi ini semakin mempertegas perlunya tindakan serius dalam mendukung penanganan HIV dan AIDS di Aceh.

Langkah-langkah preventif dan edukasi diharapkan dapat membantu memutus rantai penyebaran penyakit ini dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Baca Juga:  Semarak Ramadhan, Karang Taruna SASKO Gelar Lomba Keislaman

Sementara di Aceh Selatan ada lima kasus yang sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan kata Kadis Fakhrijal, S.Kep, M.Kes melalui Kabid P2P Samsidar, APt.

Samsidar, APt mengatakan untuk warga binaan setiap tahun selalu kita lakukan skrining untuk mengantisipasi dan mencegah penularan HIV. Setiap penemuan satu kasus kontak erat juga tetap dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah terjangkit atau tidak.

Untuk logistik pemeriksaan tersedia di Dinas Kesehatan dan penyuluhan dilakukan untuk siswa-siswa tingkat SMP, SMA sederajat tentang bahaya penyakit HIV, pungkas Samsidar. (*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Desain Surat Suara Pilpres 2024

29 November 2023 - 11:54 WIB

ASN Pemkab Aceh Selatan Jalani Test Urine Untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

29 November 2023 - 07:59 WIB

Barisan Muda Hadi Surya Salurkan Sembako dan Bantu Bersihkan Lumpur Sisa Banjir Bandang

29 November 2023 - 05:43 WIB

Pemkab Aceh Selatan Gelar HUT KORPRI ke 52

29 November 2023 - 05:15 WIB

Peduli Bencana Banjir Bandang Trumon Raya, BEM Poltas Salurkan Bantuan

28 November 2023 - 15:21 WIB

Lanjutkan Roda Organisasi, PC PMII Aceh Timur Gelar Mapaba IV

28 November 2023 - 11:16 WIB

Trending di News