Menu

Mode Gelap

Berita · 14 Feb 2022 WIB ·

Di Tengah Minimnya PAD, Hal Ini Lebih Dibutuhkan Aceh Selatan Daripada Wakil Bupati


					Di Tengah Minimnya PAD, Hal Ini Lebih Dibutuhkan Aceh Selatan Daripada Wakil Bupati Perbesar

ACEH SELATAN – Desakan agar bupati Aceh Selatan segera meminang pendampingnya dalam bertugas semakin lantang disuarakan para partai pengusung dan beberapa LSM di Aceh Selatan. Tgk.Amran didesak agar segera mengambil langkah untuk menentukan siapa pendampingnya yang tepat dalam mengembankan tugas melayani masyarakat Aceh Selatan demi terwujudnya visi-misi Aceh Selatan Hebat.

Alih-alih sepakat, kali ini ketua Pemerhati Kebijakan Aceh Selatan (PeKA) Teuku Sukandi melontarkan pendapat lain dan menilai ada hal lain yang lebih krusial dari pada mengedepankan silang pendapat terkait kekosongan jabatan wakil bupati di kabupaten tersebut.

Menurut mantan anggota DPR kabupaten Aceh Selatan itu, upaya yang tepat dilakukan pemerintah dan publik di Aceh Selatan saat ini adalah menggiring dan memberikan pandangan secara terbuka agar pemerintah serius melakukan pengalihan dan penggalian sektor – sektor baru untuk peningkatan pendapatan asli daerah.

Baca Juga:  FPKR Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Menggamat

“Pemikiran kearah peningkatan pendapatan asli daerah justru lebih dibutukan oleh Aceh selatan dibandingkan berbicara atau berpolemik dengan kekosongan jabatan wakil bupati,” ucapnya, Senin (14/2/2022).

Ia menjelaskan, kondisi Aceh Selatan saat ini upaya optimalisasi pemasukan di sektor pendapatan untuk menstabilkan dan menyeimbangkan antara pendapatan dan pengeluaran menjadi suatu prioritas untuk di tindaklanjuti, tidak dapat dipungkiri bahwa sekecil apapun angka devisit APBK Aceh Selatan itu adalah benar adanya.

Baca Juga:  Kadisdikbud Aceh Selatan Larang Keras Sekolah Mengutip Uang Perpisahan dan Wisuda

“Indikator Devisit itu dapat kita lihat dan sebagai masyarakat, bukti dan contoh sederhananya adalah di tahun anggaran 2021, tiga bulan TC PNS tidak terbayarkan, saya berharap mudah-mudahan hak ASN ini dapat dirapelkan pembayarannya di Tahun anggaran 2022 ini,” kata T. Sukandi.

Disamping itu, lanjutnya, hal lain yang sifatnya juga sangat mendesak dan lebih penting bila dibandingkan dengan desakan mengisi kekosongan jaatan wakil bupati adalah hak sosial masyarakat yang telah dituangkan dan ditetapkan dalam visi-misi sebagai janji bakti yang mesti direalisasikan oleh pemerintahan bupati Azam tentang sumbangan sosial kematian.

Baca Juga:  Berkah Ramadan: YBM PLN dan Inpersi Aceh Selatan Berbagi Kebaikan dengan Kaum Dhuafa

“Nyatanya sampai dengan hari ini sejak September 2021 sampai dengan Februari 2022 bantuan untuk kematian ini masih belum dapat terbayarkan,” bebernya.

Oleh sebab itu, Sukandi kembali menegaskan dari pada membahas tentang jabatan lowong wakil bupati yang hanya melahirkan polimik yang tidak jelas juntrungannya serta hanya membuat terjadinya perpecahan di kalangan masyarakat maka lebih baik secara bersama-sama berfokus ke arah pemikiran untuk menggali sumber-sumber baru Pendapatan Asli Daerah.

“Karena hal ini adalah bentuk empati nyata kepedulian kita pada negeri kita bersama kabupaten Aceh Selatan yang kita cintai,” ajaknya. (Safdar)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

PERMAS For PALA Desak Bustami Hamzah Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Aceh

20 Juli 2024 - 11:05 WIB

Pemerintah Aceh Gelar Pemeriksaan Fisik Mobil Dinas untuk Transportasi PON XXI

20 Juli 2024 - 08:56 WIB

SMAN 1 Blangjerango dan Koramil Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

20 Juli 2024 - 08:39 WIB

PBNU Terbitkan Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Berafiliasi Israel

20 Juli 2024 - 06:29 WIB

SMP Negeri 4 Kluet Timur Laksanakan Pemilihan Ketua OSIS Tahun Ajaran 2024/2025

20 Juli 2024 - 04:47 WIB

Pj Gubernur: Festival Rapai Aceh, Sarana Pelestarian Budaya

20 Juli 2024 - 04:09 WIB

Trending di News