Menu

Mode Gelap

Berita · 3 Mar 2022 WIB ·

Chef Renatta Penasaran Ingin Cicipi Memek Makanan Unik khas Aceh


					Chef Renatta Penasaran Ingin Cicipi Memek Makanan Unik khas Aceh Perbesar

JAKARTA – Chef Renatta Moeloek mengaku ada makanan khas Indonesia yang belum pernah ia coba dan ia sangat penasaran ingin dicoba. Makanan tersebut adalah memek.

Mengikuti jejak chef Arnold Poernomo, chef Renatta Moeloek kini juga aktif di Twitter. Kebanyakan melalui cuitannya chef Renatta menjawab pertanyaan netizen yang beraneka ragam.

Seperti pertanyaan dari pemilik akun @R_Perkasa misalnya. Ia menanyakan sebagai chef, apakah ada makanan khas Indonesia yang belum pernah dicoba dan penasaran ingin mencobanya.

Tanpa banyak kata, chef Renatta pun menjawab dengan mengunggah foto yang memperlihatkan tampilan memek, makanan khas Aceh. Terlihat di foto, memek merupakan kuliner berupa bubur.

Baca Juga:  FPKR Adakan Buka Puasa Bersama 1445 H

Ternyata bukan hanya chef Renatta saja yang penasaran dengan memek khas Aceh, tetap para netizen demikian. Bahkan tak sedikit netizen yang asing dengan nama makanan tersebut.

“Memek? demi apa sih ada makanan namanya memek mau nyebut jadi ngeri sendiri,” tulis netizen.

“Sini ke Aceh chef, saya orang Aceh tapi juga belum pernah coba memek,” tulis netizen lainnya.

Ada pula netizen yang meminta chef Renatta untuk menantang para peserta MasterChef Indonesia untuk membuat memek. Ya, mungkin bagi kebanyakan orang nama makanan ini terkesan frontal.

Penampilan memek, kuliner khas Aceh yang membuat chef Renatta penasaran.

Memek merupakan kudapan khas Pulau Simeulue di Aceh. Kudapan ini berupa bubur yang terbuat dari beras ketan dan pisang. Karena namanya yang berkonotasi dengan alat kelamin wanita, memek sempat viral di media sosial.

Baca Juga:  10 Bulan Memimpin Negeri Seribu Bukit, Alhudri Terbukti Berhasil Turunkan Stunting dan Kendalikan Inflasi

Namun karena kelezatan rasanya, membuat memek khas Aceh ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dalam sidang yang digelar di Hotel Millenium, Jakarta 13-16 Agustus 2019.

Memek khas Aceh ini umumnya disajikan pada perayaan-perayaan tertentu. Kuliner ini sudah ada sejak zaman kerajaan. Bagi masyarakat asli Simeulue, kata ‘memek’ sendiri sebenarnya memiliki arti mengunyah atau menggigit.

Hal itu berkaitan dengan zaman nenek moyang. Zaman dulu, nenek moyang di Simeulue sering mengunyah beras ketan yang dicampur pisang. Dari situlah dikenal dengan sebutan ‘mamemek’ dan kini populer dengan nama ‘memek’.

Baca Juga:  Tim Dokter Hewan BKSDA Aceh Periksa Kondisi Kesehatan Harimau Sumatera Di Tapaktuan 

food.detik.com

Artikel ini telah dibaca 528 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

Gerakan Sinergi Reforma Agraria, Kantor Pertanahan Kota Lhokseumawe Laksanakan Pelatihan Budidaya Udang Secara Tradisional

24 April 2024 - 15:32 WIB

Terkait Gift Voucher Rp50 Ribu, APH Diminta GeRAK Aceh Barat Panggil PT AJB dan DPRK

24 April 2024 - 13:30 WIB

Sejumlah Gampong di Kluet Selatan Lakukan Sosialisasi Pembentukan BMG

24 April 2024 - 13:05 WIB

FJL Aceh Kembali Buka Sekolah Jurnalis Lingkungan Batch III Tahun 2024

24 April 2024 - 09:21 WIB

Diduga Hauling Batu Bara PT AJB Terindikasi Persekongkolan dan Sogok

24 April 2024 - 09:07 WIB

Prabowo Akan Lakukan Komunikasi Politik Demi Koalisi Yang Kuat

24 April 2024 - 07:04 WIB

Trending di Nasional