Menu

Mode Gelap

Headline · 4 Jan 2022 WIB ·

Aceh Selatan Darurat PAD, SKPK Lemah


					Aceh Selatan Darurat PAD, SKPK Lemah Perbesar

ACEH SELATAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan (Pemkab) diharapkan perkokoh koordinasi, kolaborasi, intensifikasi dan ekstensifikasi terhadap Sumber Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) di Aceh Selatan yang sudah eksis, serta harus menentukan sumber PAD yang baru, hal itu diungkap Pemerhati Kebijakan Aceh Selatan (PeKA) T. Sukandi kepada Krusial.com, Selasa (04/01/2021).

Lanjutnya, lakukan revitalisasi aset pemerintah yang tidur untuk diaktifkan kembali yang dikaitkan dengan peningkatan PAD, serta evaluasi kinerja SKPK berbasis capaian PAD dengan melibatkan Tim Ahli sebagai konsultan kinerja SKPK.

Baca Juga:  Tgk. Amran Menutup Pameran UMKM HUT Aceh Selatan ke 77

“Tim ahli sangat diperlukan, karena mereka tahu sumber PAD dan mereka juga tahu capaian maksimal PAD, serta yang paling penting tim ahli tidak dapat dibodohi oleh kepala SKPK”, kata Sukandi

Bahwa tidak tercapainya target PAD berdasarkan estimasi bukan karena kesalahan dinas keuangan kabupaten Aceh selatan, tapi semua itu karna lemahnya Pengawasan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Aceh Selatan, tutupnya

Baca Juga:  Nilai Tak Memberi Dampak Positif Kepada Lingkungan, YGHL Minta Menteri LHK Evaluasi Proyek KFW Di Aceh Selatan
Artikel ini telah dibaca 24 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

Menkominfo: Starlink Tak Dapat Insentif dari Pemerintah

19 Mei 2024 - 16:48 WIB

Elon Musk Resmikan Starlink di Puskesmas Bali, Jokowi Batal Hadir

19 Mei 2024 - 15:05 WIB

Presiden Jokowi ke Bali Buka KTT World Water Forum Ke-10

19 Mei 2024 - 14:08 WIB

BNPT Pastikan Keamanan World Water Forum ke-10 dari Aksi Terorisme

19 Mei 2024 - 08:15 WIB

Ada Dugaan Intervensi di Kasus Vina Cirebon, DPP GMI Kepolisian Minta Segera Propam Turun Tangan

19 Mei 2024 - 07:27 WIB

Kemenag: Berhaji Tanpa Izin Haji Terancam Denda 10.000 Riyal

19 Mei 2024 - 06:35 WIB

Trending di Nasional