Nostalgia Jajanan Lawas

Oleh: Rahmawati

Makan lawas yang di suguhkan dengan tampilan yang masih eksis hingga kini. Mampir Yuks

Terletak di Kota Langsa, Gampong Geudeubang Jawa, Lorong Impres, proses produksi Jajanan Lawas ini di mulai dari pukul 06.00 Wib pagi. Proses produksi dilakukan masih secara tradisional, dimana masih menggunakan kayu bakar sebagai wadah memasaknya agar terciptanya rasa yang sama dari masa ke masa. Jajanan Lawas yang beberapa tahun belakang ini muncul membuat masyarakat teringat kembali akan jajanan masa kecil mereka. Makanan lawas yang di jual pun sangat beraneka ragam,tentu saja jajanan lawas ini merupakan jajanan yang sangat ramai diminati di masa sekarang baik remaja maupun orang dewasa. Harga jajanan lawas di bandrol dari harga 3.000 sampai dengan 5.000 per bungkusnya.

Lokasi berjualan mereka terletak di Simpang Kantor Pengadilan Negeri Langsa yang beradA di Jalan Panglima Polem Gampong Jawa tengah atau dikenal Jalan Asrama Gajah, kudapan ini dijajakan mulai dari pukul 10.00 Wib dan tutup pada pukul 05.00 Wib .

Selain menu jajanan lawas tadi, tersedia juga menu lainnya seperti gorengan, mie dan juga nasi urap sebagai salah satu menu andalannya selain jajanan lawas. Bagi yang tidak repot repot membawa wadah makanan, di jajanan ini juga tersedia beberapa buah meja agar pembeli dapat menikmati makanan di tempat nya.

Meraka juga menyedikan jasa catering untuk acara acara besar seperti; pernikahan, kenduri dan acara acara di kantor–kantor yang ada di Kota Langsa. Jajanan lawas tidak membuka cabang di tempat lainnnya karena tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk di pekerjakan.

Dengan kondisi yang demikian, harapannya adalah lebih banyak lagi masyarakat yang berminat dengan jajanan lawas ini, agar lebih banyak masyrakat kita yang mengenal apa itu jajanan khas negara dan derah kita.

Oleh: Rahmawati, Mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa