Menu

Mode Gelap

Opini · 5 Feb 2022 WIB ·

Nostalgia Jajanan Lawas


					Nostalgia Jajanan Lawas Perbesar

Nostalgia Jajanan Lawas

Oleh: Rahmawati

Makan lawas yang di suguhkan dengan tampilan yang masih eksis hingga kini. Mampir Yuks

Terletak di Kota Langsa, Gampong Geudeubang Jawa, Lorong Impres, proses produksi Jajanan Lawas ini di mulai dari pukul 06.00 Wib pagi. Proses produksi dilakukan masih secara tradisional, dimana masih menggunakan kayu bakar sebagai wadah memasaknya agar terciptanya rasa yang sama dari masa ke masa. Jajanan Lawas yang beberapa tahun belakang ini muncul membuat masyarakat teringat kembali akan jajanan masa kecil mereka. Makanan lawas yang di jual pun sangat beraneka ragam,tentu saja jajanan lawas ini merupakan jajanan yang sangat ramai diminati di masa sekarang baik remaja maupun orang dewasa. Harga jajanan lawas di bandrol dari harga 3.000 sampai dengan 5.000 per bungkusnya.

Baca Juga:  Paradigma Merdeka Belajar Berbasis Kearifan Lokal (Keistimewaan Asimetris Pendidikan)

Lokasi berjualan mereka terletak di Simpang Kantor Pengadilan Negeri Langsa yang beradA di Jalan Panglima Polem Gampong Jawa tengah atau dikenal Jalan Asrama Gajah, kudapan ini dijajakan mulai dari pukul 10.00 Wib dan tutup pada pukul 05.00 Wib .

Selain menu jajanan lawas tadi, tersedia juga menu lainnya seperti gorengan, mie dan juga nasi urap sebagai salah satu menu andalannya selain jajanan lawas. Bagi yang tidak repot repot membawa wadah makanan, di jajanan ini juga tersedia beberapa buah meja agar pembeli dapat menikmati makanan di tempat nya.

Baca Juga:  Kupu-kupu di Kawasan Leuser bagai Malaikat dari Surga Berba

Meraka juga menyedikan jasa catering untuk acara acara besar seperti; pernikahan, kenduri dan acara acara di kantor–kantor yang ada di Kota Langsa. Jajanan lawas tidak membuka cabang di tempat lainnnya karena tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk di pekerjakan.

Dengan kondisi yang demikian, harapannya adalah lebih banyak lagi masyarakat yang berminat dengan jajanan lawas ini, agar lebih banyak masyrakat kita yang mengenal apa itu jajanan khas negara dan derah kita.

Baca Juga:  SEMMI Cabang Aceh Barat Daya : Abdya Berwasiat, Bukti Kegagalan Akmal-Muslizar

Oleh: Rahmawati, Mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa

Artikel ini telah dibaca 179 kali

KRUSIAL badge-check

Penulis

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Krusial.com dan Ikuti Berita Lainnya di Google News
Baca Lainnya

Membangun Solidaritas Lintas Agama dalam Momen Qurban Refleksi Tanah Serambi Mekkah

15 Juni 2024 - 15:54 WIB

Dinamika Politik Indonesia

6 Juni 2024 - 04:04 WIB

Mahasiswa USK : Jargon ‘Menuju Aceh Selatan Produktif’ Ala Haji Mirwan Sebuah Jawaban Atas Keberlangsungan Perekonomian Aceh Selatan

31 Mei 2024 - 10:22 WIB

Kriteria Calon Kepala BIN Harus Mampu Menjawab Tantangan yang Multi Dimensional

4 Mei 2024 - 11:11 WIB

Hari Buruh, Momentum Perbaikan Kesejahteraan Para Pekerja

1 Mei 2024 - 14:05 WIB

Syair Ramadhan Tgk. Dailami, Ku Merindukannya

22 Maret 2024 - 10:09 WIB

Trending di News