Krusial | Banda Aceh — Gempa bumi dengan kekuatan 6,2 magnitudo yang terjadi pada Minggu (11/5/2025) pukul 15.57 WIB mengguncang wilayah Blangpidie, Aceh Barat Daya. Hasil analisis BMKG menunjukkan Pusat gempa terletak di laut dengan kedalaman 45 kilometer, sekitar 23 kilometer barat daya Blangpidie.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah saat dihubungi RRI melalui telepon, mengatakan meskipun pusat gempa berada di Abdya, namun gempa juga dirasakan oleh masyarakat Aceh Barat, namun hasil pemantauan petugas BPBD masyarakat tidak ada yang panik.
“Masyarakat tidak ada yang panik, tidak ada yang berusaha melarikan diri, sampai saat ini tim masih melakukan pemantauan dan belum ada laporan terjadinya kerusakan secara menyeluruh,” ujarnya dalam siaran Live bersama Pro1 RRI Meulaboh.
Selain itu, ia juga menambahkan dalam sistem pemantauannya di kantor BPBD Aceh Barat, terdapat Pusdalops Penanggulangan Bencana dan early warning system, ini merupakan rangkaian sistem yang yang berfungsi memberi informasi akan munculnya kejadian alam. EWS akan memberitahu terkait bencana atau fenomena alam lainnya yang akan terjadi.
Teuku Ronal juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Untuk masyarakat yang berada di wilayah bibir pantai barat Aceh, tidak ditemukan air surut, dan tidak ditemukan berpotensi tsunami. Namun, ia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati- hati.
“Untuk masyarakat harus tetap tenang dan tidak panik dan jika terjadi gempa susulan di masa yang datang, untuk tetap siaga, waspada, dan menjauhi gedung- gedung yang rawan gempa dan pastikan mendapatkan info yang valid terkait gempa,” tutupnya.***
Tinggalkan Balasan