Krusial | Banyuwangi — Pasca Hari Raya Idulfitri 1446 H, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan sidak di beberapa Kantor Pelayanan Publik. Saat sidak Bupati menemukan kantor pelayanan publik yang sudah aktif melayani masyarakat. Namun, ada juga kantor yang masih berantakan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, ada bebrapa Kantor yang sudah aktif melayani masyarakat, namun ada salah satu kantor yang berada di Kantor Kelurahan Tukang Kayu, masih terlihat berantakan, pihaknya disana secara detail memeriksa setiap ruangan staf dan ruang pelayanan.
“Saya mengingatkan Lurah hingga Kepala Puskesmas karena masih terlihat sejumlah area yang kotor dan kurang rapi. Meskipun ditinggal libur Lebaran kebersihan harus tetap dijaga, penataan ruangan harus dilakukan dengan baik dan rapi, agar masyarakat nyaman mengurus kebutuhannya,” kata Ipuk kepada awak media Selasa (8/4/2025).
Menurutnya, selain kebersihan juga menjadi perhatian di antaranya, hospitality petugas, manajemen antrean pengunjung, hingga kebutuhan air minum, dan kebersihan gedung pelayanan.
“Air minum galonnya di ruang pelayanan harus sudah terisi, jangan kosong seperti ini,”imbuhnya.
Ipuk juga menegaskan pentingnya efisiensi penggunaan fasilitas kantor. “Hemat energi perlu kembali kita tegakkan. Jangan asal menyalakan AC, lampu juga asal dinyalakan,” tambahnya.
Saat bertemu dengan salah satu warga Pak Hartono yeng sedang mengurus dokumen di Pasar Pelayanan Publik Rogojampi Ipuk Sempat berbincang dan meminta tanggapan mereka secara langsung.
“Semua pelayanan publik telah buka dan berjalan normal. Masyarakat sudah banyak yang memanfaatkan pelayanan kesehatan maupun pengurusan dokumen seperti salah satunya Pak Haryono tadi,” ujar Ipuk.
Tidak cukup hanya di Kantor Pelayanan Publik, namun, pada kesempatan itu Ipuk juga mengecek kehadiran ASN di hari pertama masuk kerja.
“Berdasarkan laporan BKPP, tidak ada ASN yang bolos, hanya ada beberapa orang yang masih cuti karena perjalanan luar daerah,” pungkasnya.
Ditempat berbeda, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Ilzam Nuzuli mengatakan, bahwa kehadiran karyawan Pemkab Banyuwangi di hari pertama usai libur lebaran, untuk ASN non guru mencapai 95 persen, sedangkan untuk ASN guru baru masuk pada 9 April 2025.
“Untuk 5 persen ASN non guru yang tidak hadir penyebabnya karena cuti dengan alasan yang mendesak,” singkat Ilzam. (Prayitno)
Tinggalkan Balasan