ACEH SELATAN – Dalam Rangka memperingati hari hidupan liar seluruh dunia (Global Wild Life Day), Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem melalui Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), melepaskan tukik penyu belimbing (Dermochelys Coriacea) di komplek stasiun konservasi penyu, desa Pasi Lembang, kecamatan Kluet Selatan, Senin (14/2/2022).

Pelepas liaran tukik ini juga dihadiri sejumlah pejabat diantaranya kepala dinas kelautan dan perikanan kabupaten Aceh Selatan, Dzumaeri. S.Pi.M, Kepala Nasional project manager GFA – BCCPGLE, Muhamad Chaerul. S. HUT.M.S.I, Kepala bidang wilayah I Tapaktuan, Agung Widodo.SH.MH, Camat Kluet Selatan, Muriadi.S, Kapolsek Kluet Seatan AKP. Adrianus. T.SE ,Bati Tuud koramil 0107- 07/KS Peltu Subhan.B, kepala STPN Wilayah II kluet utara BTPN wilayah I Tapaktuan, Teuku Irwansyah.S.Hut, dan Keuchik gampong Pasi Lembang, Zarkaci.

Dalam sambutannya, camat Kluet Selatan Muriadi.S mengatakan kegiatan pelepasliaran tukik tersebut bukan hal yang pertama dilaksanakan namun sudah beberapa kali dilakukan hal ini bertujuan untuk melestarikan kembali habitat penyu yang semakin terancam.

“Kegiatan ini dapat menjadi langkah baik agar kehidupan satwa liar di alam tetap terjaga dan dapat melakukan fungsinya sebagai bagian dari penyeimbang perubahan iklim dan ekosistem,” ucap camat.

Pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung pelepasliaran penyu tersebut serta berterima kasih kepada panitia yang telah memilih desa Pasie Lembang sebagai lokasinya.

Sementara itu, kepala bidang wilayah I Tapaktuan Agung Widodo.SH.MH juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pihak yang telah mendukung pelepasliaran tukik tersebut, terutama pihak muspika dan pemerintah Gampong yang selama ini bersama masyarakat telah mendukung kelestarian penyu di stasiun konservasi penyu di Rantau Sialang.

“Progam pelepasliaran penyu ini merupakan program rutin yang dilaksanakan di stasiun konservasi penyu Rantau Sialang, yang merupakan upaya pelestarian dan konservasi penyu mengingat keberadaanya yang sangat langka saat ini,” ucapnya.

Sebanyak 61 ekor tukik penyu belimbing dilepas liarkan dengan disaksikan warga dan pihak terkait lainnya.