Krusial.com — Mahasiswa Syariah dan Ekonomi Islam didorong untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, etika, dan tanggung jawab moral.

Pesan tersebut menjadi salah satu fokus dalam Seminar Nasional bertajuk “Revolusi Kecerdasan Buatan: Mempersiapkan Mahasiswa Syariah dan Ekonomi Islam di Era Digital” yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah dan Ekonomi Islam (SYEI) bersama Jurusan SYEI, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Pendidikan Terintegrasi itu menghadirkan Wakil Kepala Pusat Riset Data Science and AI Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. Kahlil, S.T., M.Eng., sebagai narasumber.

Seminar tersebut membahas perkembangan teknologi AI yang semakin memengaruhi berbagai sektor, mulai dari pendidikan dan ekonomi hingga dunia kerja. Mahasiswa dinilai perlu memahami perubahan tersebut agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara tepat dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. Husamuddin, MZ., M.A., turut mendukung pelaksanaan kegiatan yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi digital.

Bagi mahasiswa Syariah dan Ekonomi Islam, penguasaan teknologi perlu berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap prinsip-prinsip keislaman. Kemampuan beradaptasi dengan AI diharapkan tidak menggeser nilai etika, integritas, serta tanggung jawab dalam kehidupan akademik maupun profesional.

Ketua HMJ SYEI berharap seminar tersebut dapat meningkatkan pengetahuan sekaligus mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan daya saing di tengah perubahan teknologi.

Ia juga berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengembangkan gagasan dan menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan umat dan masyarakat.

Seminar berlangsung lancar dengan antusiasme peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Diskusi mengenai kecerdasan buatan menjadi salah satu upaya memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan era digital. ***