Krusial.com – SMA Negeri 2 Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, menggelar tradisi adat Gayo bertajuk “Berpemunge” atau “Munulakni Ku Urang Tue” bagi siswa kelas XII angkatan 34. Prosesi pengembalian siswa kepada orang tua ini berlangsung khidmat di halaman sekolah setempat pada Selasa (5/5/2026).
Tradisi ini dilaksanakan sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan formal para siswa selama tiga tahun. Melalui prosesi ini, pihak sekolah secara resmi menyerahkan kembali tanggung jawab pengasuhan dan pendidikan sepenuhnya kepada orang tua masing-masing.
Kepala SMA Negeri 2 Timang Gajah, Iksan, S.Pd., menyampaikan bahwa acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Bener Meriah, Bohari, beserta rombongan. Kehadiran lembaga adat ini bertujuan memperkuat nilai-nilai budaya yang tetap diintegrasikan dalam institusi pendidikan.
“Hari ini kami kembalikan para peserta didik kelas XII kepada orang tua mereka. Apa yang menjadi tanggung jawab kami di sekolah telah kami tunaikan. Selanjutnya, mereka akan melangkah ke fase kehidupan berikutnya dengan bekal ilmu dan karakter yang telah ditanamkan,” ujar Iksan kepada media.
Momen Haru dan Makna Budaya
Dalam prosesi tersebut, suasana berubah emosional saat para siswa bersimpuh di hadapan orang tua mereka. Momen ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengakuan atas peran besar dan pengorbanan keluarga selama perjalanan pendidikan siswa.
Iksan menegaskan bahwa pelepasan ini adalah wujud pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat. Ia meyakini bahwa tradisi ini bukan sekadar warisan budaya, melainkan instrumen penting untuk memperkuat hubungan antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial.
Petuah dari Majelis Adat
Ketua MAA Bener Meriah, Bohari, dalam petuahnya mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan jasa dan keringat orang tua. Ia menekankan bahwa kesuksesan yang diraih hari ini tidak lepas dari dukungan spiritual dan materiil orang tua.
“Jangan pernah lupa keringat dan pengorbanan orang tua kalian. Setiap langkah yang kalian capai hari ini berdiri di atas doa dan kerja keras mereka. Hormati mereka dan jadikan membahagiakan orang tua sebagai tanggung jawab sepanjang hidup,” pesan Bohari.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, penampilan seni dari para siswa, serta penyampaian pesan dan kesan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, angkatan 34 SMA Negeri 2 Timang Gajah resmi menutup masa pendidikan menengah mereka dan bersiap menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau dunia kerja.***
Tinggalkan Balasan