Krusial.com| Aceh Selatan – Banjir yang terjadi di Trumon sejak awal November 2022 tidak hanya berdampak pada masyarakat sekitar Trumon, namun dampak itu juga dirasakan para pengguna jalan nasional Tapaktuan – Subulussalam.

Pasalnya saat banjir luapan Lae Soraya itu terjadi, badan jalan di Desa Ladang Rimba Kecamatan Trumon terendam banjir hingga mencapai 150 cm, akibatnya ratusan kendaraan roda dua, empat atau lebih terpaksa menghentikan perjalanannya.

Parahnya lagi, akibat banjir itu armada pengangkut logistik dari dan menuju Sumatera Utara tertahan hingga empat hari di lokasi tersebut yang menyebabkan para pemilik jasa transportasi mengalami kerugian serta terjadinya lonjakan harga bahan pokok secara sporadis dibeberapa Kecamatan lainnya.

Pemilik salah satu jasa Transportasi di Aceh Selatan, H.Syarkawi mengatakan akibat banjir tersebut beberapa unit armada pengangkut logistik miliknya tertahan di Trumon hingga empat hari.

” Tentu kita menderita kerugian, empat hari armada dan awak tertahan di Trumon,” ucapnya.

Menurut pria yang juga merupakan pedagang ini, kondisi tertahannya bahan logistik itu juga berdampak pada langkanya sejumlah bahan pokok di Aceh Selatan, sehingga terjadi lonjakan beberapa harga barang.

” Jika terlalu lama maka akan terjadi lonjakan harga, kami pedagang juga mengalami keterlambatan pasokan barang,” ucapnya.

Menindaklanjuti hal itu, H. Syarkawi meminta agar Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dapat mengupayakan peningkatan badan jalan seperti peninggian badan jalan dibeberapa lokasi yang rawan terendam banjir agar tidak terjadi kelumpuhan Lalulintas.

” Kami berharap pemerintah melakukan pembangunan peninggian badan jalan hingga 2 meter di lokasi yang saat ini rawan banjir,” ucapnya.

Ia melanjutkan peninggian badan jalan merupakan solusi terbaik, sehingga saat banjir melanda kawasan tersebut akan bebas dilalui kendaraan sehingga tidak menimbulkan dampak-dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.

” Selain itu, peninggian badan jalan juga harus disertai gorong-gorong agar ada celah air untuk mengalir dan meminimalisir kerusakan akibat banjir,” tutupnya.

Peninggian badan jalan lintas Tapaktuan -Subulussalam tepatnya di Ladang Rimba perlu segera ditindaklanjuti untuk memperkecil dampak banjir terhadap masyarakat Aceh Selatan di Trumon, selain itu pemerintah juga haris segera melakukan langkah-langkah penanganan dan pengendalian banjir luapan Lae Soraya.

Penumpukan armada pengangkut logistik yang terjadi di lokasi banjir tentu saja dapat melumpuhkan ekonomi masyarakat, sehingga dampak bencana itu tak hanya terjadi di suatu lokasi saja namun menyeluruh di seluruh Aceh Selatan.