Krusial.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka 108 lowongan melalui Program Pengawal Energi 2026 bagi lulusan sarjana (S1) dan diploma empat (D4). Program ini menawarkan honor hingga Rp6,5 juta per bulan serta kesempatan bagi talenta muda untuk terlibat langsung dalam pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

Program yang diluncurkan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung tersebut merupakan kolaborasi Kementerian ESDM, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas.

Mengutip informasi resmi Kementerian ESDM, pendaftaran dibuka mulai 23 Oktober hingga 1 November 2026 melalui portal Pengawal Energi PEM Akamigas.

“Sobat Energi, Wakil Menteri ESDM Yuliot telah meluncurkan Program Pengawal Energi. Sebuah program yang membuka kesempatan bagi talenta muda untuk berkontribusi dalam mendukung pengawasan distribusi BBM di Indonesia,” demikian keterangan Kementerian ESDM melalui akun Threads @kesdm, sebagaimana dikutip pada Minggu (25/10/2026).

Program ini menggunakan skema Perjanjian Kerja Jasa Perorangan dengan masa penugasan selama satu tahun, yakni mulai Desember 2026 hingga Desember 2027. Penugasannya ditujukan untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM, termasuk BBM bersubsidi, di berbagai wilayah Indonesia.

Dua Posisi Dibuka, Honor hingga Rp6,5 Juta

Dalam rekrutmen Pengawal Energi 2026, tersedia dua posisi dengan total 108 formasi. Rinciannya sebagai berikut:

  1. Verifikator Lapangan: 100 orang, dengan honor Rp6,5 juta per bulan.
  2. Analis: 8 orang, dengan honor Rp5,7 juta per bulan.

Selain honor bulanan, peserta yang diterima akan memperoleh dukungan operasional berupa transportasi, akomodasi, dan komunikasi selama menjalankan tugas. Fasilitas lainnya meliputi BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, tas, kartu identitas, sepatu keselamatan, rompi keselamatan, serta alat tulis kantor.

Peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikat pelatihan dan kompetensi operator pendistribusian BBM nonpenerbangan dari Kementerian ESDM.

Syarat Umum Pendaftaran Pengawal Energi 2026

Calon pelamar perlu memperhatikan sejumlah persyaratan sebelum mendaftar. Berdasarkan panduan resmi rekrutmen, persyaratan umum meliputi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI), laki-laki maupun perempuan.
  • Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat email aktif.
  • Lulusan S1 atau D4 dengan IPK minimal 2,75 pada skala 4,00.
  • Memenuhi ketentuan usia maksimal 24 tahun sesuai tanggal acuan dalam formulir pendaftaran.
  • Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  • Bersedia mengikuti pembekalan, sertifikasi, dan menandatangani kontrak penugasan.
  • Bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan program di berbagai wilayah Indonesia.

Pelamar juga perlu menyiapkan dokumen administrasi, antara lain pas foto, KTP, ijazah atau surat keterangan lulus, surat keterangan sehat, SKCK, dan dokumen komitmen. Surat keterangan domisili diperlukan apabila alamat domisili berbeda dengan alamat pada KTP.

Cara Mendaftar dan Batas Waktu

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Pengawal Energi PEM Akamigas di alamat berikut:

https://pengawalenergi.akamigas.ac.id/

Calon peserta perlu membuat akun, melengkapi data pribadi dan riwayat pendidikan, memilih posisi yang sesuai, serta mengunggah dokumen persyaratan. Setelah seluruh data lengkap, pelamar harus melakukan finalisasi pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

Berdasarkan jadwal pada portal resmi, pendaftaran dan finalisasi dokumen ditutup pada 1 November 2026 pukul 23.59 WIB. Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 3 November 2026 pukul 10.00 WIB. Pelamar disarankan memeriksa kembali portal resmi untuk memastikan tidak ada perubahan jadwal.

Program Pengawal Energi 2026 diharapkan menjadi kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus berkontribusi dalam pengawasan distribusi BBM. Melalui program ini, pemerintah juga berupaya memperkuat pengawasan penyaluran energi agar lebih transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.***