Krusial.com — Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Selatan (IPELMASEL-Aceh Barat) yang merupakan organisasi primordial mahasiswa Aceh Selatan di Aceh Barat kembali melaksanakan gotong royong massal yang berlokasi pada tanah pemerintah Aceh Selatan yang rencananya akan dibangun asrama mahasiswa.

Tanah yang sudah menjadi aset Pemkab Asel sejak tahun 2017 itu dibeli pada masa Bupati Aceh Selatan Teuku Sama Indra. Namun sayangnya kondisinya masih belum terdapat satu buah bangunan pun sebagaimana yang direncanakan dan diharapkan terutama oleh mahasiswa Aceh Selatan di Aceh Barat itu sendiri.

Menurut pengakuan dari Mullyanda, Ketua IPELMASEL-Aceh Barat, gotong royong pembersihan tanah asrama itu sudah beberapa kali dilakukan dan akan terus dilakukan apabila terpantau rerumputan di area tersebut sudah terlalu tinggi agar tetap terlihat bersih dan terjaga.

“Terkait pembersihan atau gotong royong pada lokasi tanah asrama alhamdulillah sudah beberapa kali kita lakukan baik pembersihan yang dilakukan oleh mahasiswa maupun bersama ikatan masyarakat Aceh Selatan di Aceh Barat, hal itu rutin kita lakukan agar tanah ini tetap bersih dan terjaga,” kata Mullyanda pada Sabtu (18/10/2025).

Mullyanda juga turut menyampaikan bahwasanya ia beserta seluruh mahasiswa Aceh Selatan yang berkuliah di Aceh Barat sangat berharap mendapatkan perhatian dari Pemkab Asel terutama terkait pembangunan asrama Aceh Selatan yang belum ada titik terangnya hingga saat ini.

“Tentunya saya dan mahasiswa Aceh Selatan yang berkuliah di Aceh Barat sangat berharap ada titik terang terkait pembangunan asrama mahasiswa Aceh Selatan di Aceh Barat sebab hal ini sudah sangat lama hanya menjadi sebuah rencana yang tak kunjung terealisasikan. Padahal kami mahasiswa Aceh Selatan di Aceh Barat ini akan sangat terbantu apabila asrama itu terbangun,” tegasnya.

Diakhir Mullyanda pun turut menyampaikan terkait cita-citanya apabila asrama itu dibangun dengan menjadikan asrama mahasiswa itu sekaligus rumah singgah bagi masyarakat Aceh Selatan yang miliki keperluan di Aceh Barat dan sekitarnya agar lebih menghemat biaya terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Bila mana asrama sudah terbangun kami mahasiswa Aceh Selatan di Aceh Barat yang berhimpun dalam IPELMASEL akan menyediakan ruang yang peruntukannya adalah sebagai rumah singgah bagi seluruh masyarakat Aceh Selatan yang miliki keperluan di Aceh Barat terutama bagi yang kurang mampu agar masyarakat kita nantinya dapat melakukan penghematan saat melakukan perjalanan ke Aceh Barat dan sekitarnya,” tutup Mullyanda.***