Krusial.com — Asosiasi Grafika Aceh (AGA) sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) ke-2 pada Rabu (25/6/2025), bertempat di Auditorium Lantai 8 Gedung Landmark BSI Aceh, Kota Banda Aceh. Acara ini mengusung tema “Kolaborasi Kuat Berkelanjutan” sebagai upaya memperkuat sinergi antar pelaku industri grafika di Aceh dan menyusun langkah strategis organisasi ke depan.

MUBES ini diikuti oleh seluruh pengurus dan sekitar 70 anggota aktif AGA dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Kehadiran peserta dari seluruh penjuru daerah menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan organisasi dan kemajuan industri grafika lokal.

Acara secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Hukum dan Politik, Bapak Drs. Mahdi Effendi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan besar terhadap peran AGA dalam mendukung identitas visual daerah.

“Asosiasi Grafika ini mempunyai peran penting dalam membangun branding daerah. Kami berharap melalui MUBES kedua ini, akan terpilih ketua baru yang mampu membawa AGA menjadi lebih baik dan lebih maju ke depannya,” ujar Mahdi Effendi.

Ketua AGA periode 2020–2025, Bapak Tarmizi, juga memberikan sambutannya sebelum mengakhiri masa jabatan.

“Semoga ketua yang terpilih dalam MUBES kali ini dapat membawa AGA menjadi lebih baik dari periode sebelumnya,” ungkap Tarmizi.

Sementara itu, Ketua Panitia, Indra Zuldahni, menyampaikan bahwa MUBES ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan arah organisasi.

“MUBES ke-2 ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga sebagai tonggak penting untuk merancang strategi kolaborasi yang lebih solid di masa depan. Kami berharap AGA dapat menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku grafika Aceh untuk tumbuh bersama,” kata Indra.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Maimunsyah, Senior Manager Kelembagaan BSI Regional Aceh, yang memberikan dukungan terhadap kegiatan AGA serta pentingnya sinergi antara lembaga keuangan dan industri kreatif.

Adapun agenda MUBES meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus lama, pemilihan ketua baru, dan perumusan program kerja strategis organisasi untuk lima tahun ke depan.

Dengan terselenggaranya MUBES ke-2 ini, Asosiasi Grafika Aceh berharap dapat terus tumbuh sebagai wadah profesional yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri grafika dan penguatan citra visual Aceh di tingkat lokal maupun nasional.***