Krusial.com | Aceh Selatan – Politeknik Aceh Selatan menggelar acara yudisium mahasiswa program studi (prodi) diploma D3 angkatan kesepuluh (X) sebanyak 39 orang yang berasal dari prodi teknik industri, teknik mesin, teknik informatika dan teknik komputer. Kegiatan serimonial tersebut berlangsung di ruang aula kampus setempat, Rabu (19/10/22).

PLT Direktur Politeknik Aceh Selatan Nuzuli Fitriadi, ST., MT dalam sambutannya mengatakan, peristiwa yudisium ini merupakan peristiwa penting yang menunjukkan berakhirnya tugas layanan dan asuhan secara formal kepada mahasiswa Politeknik Aceh Selatan dalam mengembangkan potensi mahasiswa sesuai dengan bidang keahlian, sehingga mampu memiliki kemampuan hidup mandiri.

Lanjut Nuzuli, lebih dari itu, acara yudisium adalah peristiwa penting untuk menandai atas antara tahapan kehidupan belajar di kampus dengan status sebagai mahasiswa dan tahapan kehidupan pengamalan ilmu di dunia kerja dan masyarakat dengan status sebagai lulusan.

“Kehidupan yang kompleks itu harus saudara sikapi sebagai kewajaran dan saudara ikuti dengan sikap optimis. Sebagai lulusan Poltas anda harus mampu menjadi inisiator dan motivator di daerah masing-masing. Anda harus terus mengembangkan diri dengan tetap belajar, baik itu dari buku, internet dan masyarakat, sehingga saudara-saudara mampu menjadi pemuda pelopor, mulailah dengan niat menciptakan lapangan kerja baru, atau merantau dan menjadi petarung di daerah lain, buktikan alumni Poltas mempunyai integritas dan komitmen tinggi dimana pun berada,” kata Nuzuli

Selanjutnya Ketua Yapoltas Drs. Rasyidin dalam sambutannya mengatakan, saat ini telah memasuki yudisium ke X, dan telah banyak mengalami berbagai dinamika dan pada kesempatan ini Rasyidin mengapresiasi semua civitas akademika yang tidak larut dengan masalah-masalah sedang terjadi dan berbagai isu yang menimpa Poltas.

“Walaupun terombang-ambing, tapi masih tetap eksis ditengah segala keterbatasan,” kata Rasyidin.

Lulusan Politeknik Aceh Selatan harus mampu mandiri, dan menjadi inovator di kampung halamannya, dan jangan ber-mindset hanya untuk menjadi PNS, tapi coba kita lihat yang kaya dan sukses itu banyak dari para pengusaha, pungkasnya.(Redaksi)