Krusial.com — Ancaman penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sampang terus menjadi perhatian serius pemerintah. Generasi muda yang seharusnya menjadi harapan bangsa justru kerap dijadikan target pengedar narkoba.

Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Masyarakat Bakesbangpol Sampang, Mohammad Imam, menegaskan narkoba tidak hanya merusak kesehatan. Penyalahgunaan juga mengancam ketahanan sosial dan masa depan bangsa.

“Sehat tanpa narkoba harus dijadikan komitmen bersama, karena penyalahgunaan akan merusak masa depan anak-anak kita,” tegasnya, Selasa (26/8/2025). Pernyataan disampaikan saat dialog interaktif di RRI Sampang.

Pemerintah Kabupaten Sampang telah melakukan berbagai langkah pencegahan. Termasuk pemusnahan barang bukti 15 kilogram sabu-sabu beberapa waktu lalu.

“Tindakan itu menjadi bukti komitmen pemberantasan narkoba. Selain penegakan hukum, sosialisasi terus dilakukan di sekolah dan perguruan tinggi,” ujarnya.

Sosialisasi bertujuan agar anak-anak dan remaja lebih waspada terhadap bujuk rayu pengedar narkoba. Upaya ini diharapkan membentengi generasi dari praktik ilegal dan merusak masa depan.

Imam menegaskan, menjaga anak muda dari narkoba sama dengan menjaga masa depan bangsa. “Kalau anak muda kita hancur karena narkoba, maka runtuhlah harapan bangsa,” pungkasnya.***