Oleh: Tengku Muhammad Andri Fikri M.pd.I

Kita Sebagai Muslim sejati sepatutnya sadar dan melihat Atas apa yang terjadi pada agama kita saat ini. Islam kehilangan wibawanya sebab ulah umatnya sendiri. Islam di kucilkan karena sebab prilaku pengikut nya, Islam jatuh wibawanya dikarenakan umatnya yang begini.

Tak bisa di pungkiri bahwa Dalam Al Qur’anul Karim telah dinyatakan pada surah Al Baqarah ayat pojok atas paling kanan bahwa. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan Senang / Rhido kepadamu (Muhammad) hingga kamu mengikuti agama mereka. QS(AL-BAQARAH 120).

Ayat ini menjadi acuan bagi kita bahwa yahudi dan Nasrani tidak akan berhenti untuk menjatuhkan kita umat Islam sampai kita benar-benar terpuruk dan mengikuti ajaran mereka. Namun sebagai muslim dalam menghadapi tantangan (Fitnah) besar ini. Kita harus belajar dari masa lalu, berfikir saat ini untuk bertindak di masa depan.

Sebab Umat yang tidak tahu masa lalunya,ia tak akan mampu berfikir di saat ini untuk membaca masa depannya. Umat yang tidak terhubung dengan masa lalunya, maka musuh akan seenaknya saja menyambungkan kita dengan sejarah yang banyak salahnya.sehingga Islam menjadi tidak terarah dan juga dibuat lemah.

Dalam puncak kegemilangan peradaban Islam dinasti Abbasiyah di Baghdad. Umat Islam bangsa besar lagi disegani, saat itu kita hebat dari segala sisi. Keilmuan para ulama seperti, imam Ghazali, jarir at thabari dan Al Bukhari.menjadikan Islam tersohor seantero bumi.

Ilmuwan seperti Ibnu Khaldun, Al khawarizmi dan albiruni membuat Islam berwibawa di antara yang lain dan banyak pula sultan sultan hebat lagi taat yang lahir kala itu .di zaman Umayyah seperti sayyidina umar bin Abdul Aziz, Khalifah Harun Ar Rasyid masa puncak Abbasiyah dan Sultan Muhammad fetih di masa Ottoman Turkey.

Kita seharusnya belajar dan berfikir apa yang membuat peradaban Islam sehingga maju di zaman itu , kita sering lupa berfikir tentang kemajuan umat Islam terdahulu. Padahal itu menjadi konsep yang mampu kita terapkan saat ini dan masa yang akan datang.

Dalam sebuah kitab karya Syeikh Amir syakib Arsalan yang bertajuk “Limazaa Tataakharun Al Muslimun wa Tataqadamun ghairuhum” (Mengapa umat Islam mundur dan selain Islam maju) disebutkan beberapa faktor bahwa umat Islam itu mundur karena
Kebodohan, ilmu yang tanggung, rusaknya akhlak serta hilang moral yang telah diajarkan oleh Al-Qur’an.memiliki sifat pengecut dan rasa takut.

Inilah problem kita saat ini.maka mari kita kembali berfikir bersama sehingga tergugah hati kita untuk memperbaiki keadaan umat, baik di segi keilmuan,adab etika dan kecanggihan teknologi. Sehingga umat Islam menjadi umat yang berwibawa baik di masa lalu, saat sekarang dan masa yang akan datang.

Koeta Fadjar 10 Jumadal ula 1447.H
1 November 2025 M.