Krusial.com – Hidup dalam kegelapan sejak Indonesia merdeka, kini sudah tidak dirasakan lagi oleh Desa Guha yang terletak di Kabupaten Aceh Singkil. Berkat kehadiran listrik dari PLN, masyarakat desa terpencil di Aceh ini sudah bisa merasakan hidup dalam terang. 

Berdasarkan keterangan  dari Zulfan M Jamil selaku Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Aceh, aliran listrik yang masuk ke Desa Guha ini berhasil tersambung lewat program PLN membangun jaringan listrik desa 2025. 

“Sudah dialirkan listrik sampai Dusun 1 (Perabis), Desa Guha masuk dalam target pembangunan pada roadmap listrik desa tahun 2025,” ujar Zulfan M Jamil. 

Ia juga mengatakan bahwa pembangunan jaringan listrik ke Desa Guha ini sepanjang 2.769 meter sirkuit dengan tegangan menengah, satu unit trafo distribusi sebesar 50 kVA,  dan 2.121 meter sirkuit jaringan tegangan rendah. 

Dalam proses pemasangannya, petugas PLN mengalami kesulitan dalam membawa tiang-tiang baja listrik karena lokasinya yang terdapat pada daerah terpencil. Para petugas PLN terpaksa mengangkat tiang-tiang listrik tersebut menggunakan tangan. 

“Penyambungan tiang listrik ke Desa Guha membutuhkan waktu dan kerja ekstra. Sehingga, PLN harus memasang banyak tiang baja yang meliputi 22 batang tiang baja 9 meter dan 62 batang tiang baja 12 meter yang berhasil diselesaikan secara 100%”, kata Zulfan. 

Lebih lanjut Zulfan juga menjelaskan bahwa kendala utama PLN untuk mendistribusikan jaringan listrik di Aceh karena akses jalan, jembatan, dan proses perizinan kawasan hutan menuju lokasi yang masih terbatas. 

“Solusinya, berupa perluasan jaringan (grid extension) dan dukungan pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan clean and clear, memfasilitasi perizinan, serta membangun infrastruktur dasar,” imbuhnya.

Saat ini, PLN lebih berkonsentrasi untuk menyediakan akses listrik menuju wilayah yang terisolasi 3T. Selain itu, juga berfokus terhadap pengembangan potensi energi baru terbarukan (EBT) setempat seperti PLTMH atau pembangunan PLTS Komunal. 

Zulfan juga menegaskan bahwa secara administratif sebanyak 100% desa Aceh yaitu 6.500 desa sudah terpasang listrik. Hanya saja tinggal tingkatan dusun yang belum sepenuhnya menikmati aliran listrik. 

Itulah sebabnya PLN memasang target untuk melakukan perluasan ke 112 lokasi dusun dalam periode 2025-2028. Adapun prioritas tertinggi pemasangan listrik untuk tahun 2026 yaitu meliputi Gayo Lues, Aceh Utara, Aceh Besar, dan Aceh Barat Daya.***