Krusial | Jakarta — Ketua Indonesia Muda untuk TBC, Siva Anggita M, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mencegah TBC. Menurutnya, penyakit tersebut dapat diakhiri dengan beberapa komitmen bersama yang dilakukan oleh lintas sektor untuk mencapai target eliminasi.

“Diantaranya baik pemerintah, masyarakat, sektor swasta, sektor pembangunan dengan melalui investasi yang berkelanjutan dan aksi nyata,” ujar Siva dalam perbincangan bersama PRO3 RRI, Senin (24/3/2025). Ia menyoroti, tantangan utama dalam mengatasi TBC adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri meskipun sudah mengalami gejala.

Siva mengatakan, penting untuk menggandeng masyarakat khususnya anak muda bahwa edukasi mengenai TBC harus terus ditingkatkan. Ia menambahkan, melalui beberapa platform media sosial, informasi lebih mudah diakses oleh masyarakat sebagai upaya untuk memberikan edukasi.

“Kita terus mengedukasi, memberi tahu gejala TBC, serta harus kemana untuk mencari pertolongan jika mereka memiliki gejala TBC,” ujarnya. Ia mengatakan, kolaborasi dengan influencer dan tenaga medis sangat membantu dalam penyebaran informasi, sehingga lebih interaktif dan dipahami.

Menurutnya, selain melalui media sosial, penting bagi Indonesia Muda untuk TBC terlibat dalam kegiatan secara langsung di komunitas. Pihaknya telah mengadakan sesi edukasi di beberapa sekolah, kampus, dan forum masyarakat untuk meningkatkan kesadaran.

“Paling penting adalah bahwa pengobatan TBC itu gratis dan jangan pernah takut untuk berobat, karena TBC bisa disembuhkan. Edukasi kami berikan di forum formal, forum publik, kami terus mencampioni anak-anak muda untuk bisa mengedukasi masyarakat,” ujar Siva

Ia menekankan, Indonesia Muda untuk TBC dapat memberikan pendampingan psikososial bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan. Menurutnya, dukungan moral dari komunitas dan keluarga sangat penting dalam proses penyembuhan pasien TBC.

Siva berharap, dalam rangka hari TBC Sedunia, seluruh masyarakat dan program pemerintah dapat melanjutkan kerja sama untuk menghentikan penyakit TBC. Ia menargetkan, Indonesia dapat bebas dari tuberculosis, pada tahun 2030 karena adanya kolaborasi dari Indonesia Muda untuk tuberculosis.***