Krusial | Jakarta — Dalam suasana penuh semangat di Kongres Partai Demokrat VI, H Baital Mukadis SE, Wakil Bupati Aceh Selatan, bertemu dengan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Pertemuan yang berlangsung di sela-sela agenda utama kongres ini menjadi momen penting dalam membangun sinergi untuk kemajuan Aceh Selatan, khususnya dalam sektor ekonomi dan pariwisata.
Sebagai tokoh yang memiliki visi besar untuk pembangunan daerah, H Baital Mukadis memanfaatkan kesempatan itu untuk berdiskusi dengan Teuku Riefky Harsya terkait strategi pengembangan potensi ekonomi kreatif di Aceh Selatan.
Dalam perbincangan tersebut, keduanya menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor kreatif dan pariwisata yang berkelanjutan.
Wakil Bupati H Baital Mukadis pada kesempatan itu dalam keterangannya menyampaikan, bahwa Aceh Selatan memiliki potensi besar dalam industri kreatif dan pariwisata yang belum tergarap secara optimal, untuk mendorong sektor perekonomian kreatif melalui pariwisata.
“Kita memiliki warisan budaya, seni, dan keindahan alam yang luar biasa. Dengan dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, kita bisa mengembangkan industri kreatif berbasis kearifan lokal yang mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Baital Mukadis, Selasa (25/02/2025).
Wabup juga mengatakan, pihaknya komitmen untuk perubahan yang lebih baik. Bahwa program yang dicanangkan dalam visi-misi pasangan H Mirwan – H Baital Mukadis (MANIS) selaras dengan upaya pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan wisata berbasis komunitas, serta menciptakan regulasi yang mendukung ekonomi kreatif tumbuh lebih pesat,” katanya. Selain itu, Baital Mukadis juga menekankan perlunya infrastruktur yang mendukung sektor ini.
“Kita perlu memastikan bahwa aksesibilitas ke destinasi wisata semakin mudah, jaringan internet semakin luas untuk mendukung pelaku usaha digital, dan kebijakan daerah yang ramah terhadap investasi di sektor kreatif,” jelas Baital Mukadis.
Sebagai bagian dari perjuangan politiknya, H. Baital Mukadis memastikan bahwa langkah-langkah strategis yang telah dibahas bersama Menteri Ekraf akan diwujudkan dalam kebijakan nyata.
“Kami optimistis Aceh Selatan bisa menjadi daerah yang lebih berkembang, masyarakatnya lebih sejahtera, dan potensi ekonomi kreatifnya mampu bersaing di tingkat nasional,” demikian pungkasnya.
Dengan dukungan dari berbagai elemen, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Aceh Selatan. Kongres Demokrat VI tidak hanya menjadi ajang konsolidasi partai, tetapi juga momentum strategis untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi daerah dan bangsa.
Dalam diskusi tersebut, Teuku Riefky Harsya menyambut baik gagasan tersebut dan menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk mewujudkannya. Kementerian Ekraf siap memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan, pendampingan usaha, serta promosi bagi pelaku industri kreatif di Aceh Selatan. Pariwisata juga bisa menjadi sektor unggulan dengan strategi pemasaran yang lebih inovatif.
Pertemuan ini disambut baik oleh berbagai pihak yang hadir dalam kongres. Banyak yang menilai bahwa diskusi antara H. Baital Mukadis dan Teuku Riefky Harsya dapat menjadi awal dari transformasi ekonomi di Aceh Selatan. Dengan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak, diharapkan program-program konkret dapat segera direalisasikan demi mewujudkan Aceh Selatan yang lebih maju dan produktif.***
Tinggalkan Balasan