Krusial.com — Kementerian Kesehatan Masyarakat (Kemenkesmas) Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar (PEMA UTU) menggelar talkshow Mental Helt untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga keseimbangan psikologis di lingkungan kampus.
Kegiatan yang berlangsung di Meulaboh pada Jumat (28/11/2025) ini, dibuka oleh Wakil Rektor III UTU, Ibrahim Laweung, M.NSc. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kesehatan mental merupakan fondasi utama bagi perkembangan akademik dan personal mahasiswa.
“Kampus harus menjadi ruang yang aman. Mahasiswa perlu merasa dihargai, didengarkan, dan didukung, bukan dijatuhkan,” ujar Ibrahim.
Talkshow menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Ir. Nasrullah RCL., MT., serta dr. Sari Dewi, Sp.KJ. Keduanya membahas berbagai persoalan kesehatan mental yang kerap dialami mahasiswa, seperti stres akademik, tekanan finansial terutama bagi perantau, hingga ekspektasi tinggi dari keluarga.
Presiden Mahasiswa UTU, Putra Rahmat, memberikan apresiasi terhadap Kemenkesmas PEMA UTU yang telah memprakarsai program tersebut.
Ia menyampaikan bahwa mahasiswa saat ini menghadapi beban berlapis, tidak hanya dalam pengejaran prestasi akademik, tetapi juga dalam menjaga kesehatan mental di tengah dinamika kehidupan.
“Kita terlihat kuat, tetapi sering menyimpan cerita dan tekanan yang tidak tampak. Kegiatan ini menjadi ruang untuk saling memahami dan memperkuat budaya peduli di UTU,” katanya.
Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai teknik menjaga stabilitas mental serta pentingnya membangun lingkungan kampus yang suportif dan penuh empati.
Kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen Kemenkesmas PEMA UTU untuk menghadirkan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan psikologis mahasiswa. ***
Tinggalkan Balasan