Krusial.com — Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Aceh Selatan pada Kamis (8/1/2026) memenuhi undangan resmi Pemerintah Aceh untuk mengikuti Pra-Desk Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P). Pertemuan yang dihadiri perwakilan dari 18 kabupaten ini diikuti jajaran SKPD Aceh Selatan yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Sekda.

Kepala BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, membenarkan kehadiran jajaran SKPD dalam agenda tersebut. Ia menjelaskan, kegiatan ini murni bersifat koordinatif untuk penyusunan R3P periode 2026–2028, guna melanjutkan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melibatkan pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat, serta tidak berkaitan dengan isu-isu lain yang berkembang di daerah.

“Undangan ini resmi dari Pemerintah Aceh. Jadi kehadiran kami adalah bagian dari tugas pemerintahan, bukan untuk menghindari agenda internal di Aceh Selatan,” ujar H. Zainal. Ia menambahkan, Plt Sekda telah menginstruksikan seluruh SKPD sesuai leading sector-nya masing-masing agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal meskipun para pimpinan menghadiri agenda di tingkat provinsi.

Agenda Pra-Desk R3P tersebut disebut sebagai bagian dari upaya sinkronisasi program antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, khususnya dalam perencanaan pembangunan pascabencana. Hasil pembahasan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan dokumen program dan kegiatan di daerah.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menegaskan bahwa seluruh agenda pemerintahan di daerah tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada aktivitas yang terabaikan akibat kehadiran SKPD pada kegiatan provinsi. Melalui koordinasi ini, pemkab berharap hubungan kerja dengan Pemerintah Aceh semakin solid sehingga program pembangunan dan layanan publik dapat dilaksanakan lebih efektif dan tepat sasaran.***