Krusial | Banda Aceh — Selama sepekan terakhir, periode 18 sampai dengan 24 April 2025 Badan meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat 26 kejadian gempa bumi di Aceh. Dari sejumlah gempa tersebut, hanya satu kejadian gempa bumi yang dirasakan di wilayah Provinsi Aceh.
“Gempa bumi yang dirasakan terjadi pada Rabu (23/4/2025) yang mengguncang Barat Daya Kota Sabang. Gempa tersebut memiliki kekuatan 4.5 Magnitudo dengan kedalaman 29 Km,” Ujar Andi Azhar Rusdin, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mata, Aceh Besar dalam laporannya, Jumat (25/4/2015).
Disebutkan Andi, Berdasarkan dari kekuatan (magnitudo) gempa bumi yang terjadi didominasi oleh gempa bumi kecil. Magnitudo nya M<3 sebanyak 21 kejadian gempa bumi, dan diatas M3 – <5 sebanyak 5 kejadian.
Sementara berdasarkan kedalaman, gempa bumi yang terjadi seluruhnya tergolong dalam gempa bumi dangkal (km< 60). Untuk pekan ini, BMKG tidak mencatat adanya gempa bumi dengan kedalaman menengah.
Sebagaimana diketahui, gempa bumi merupakan peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Akumulasi energi penyebab terjadinya gempa bumi dihasilkan dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik.
Energi yang dihasilkan dipancarkan kesegala arah berupa gelombang gempa bumi, yang mengakibatkan efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan. BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.***
Tinggalkan Balasan