Krusial.com — Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW turut dirasakan oleh masyarakat Gampong Pulo Kambing, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan. Seperti halnya mayoritas masyarakat Aceh yang rutin memperingati hari kelahiran Baginda Nabi setiap 12 Rabiul Awal, warga Pulo Kambing juga mengekspresikan kegembiraan dengan penuh khidmat.

Acara dipusatkan di Masjid Tuo Nurul Huda Pulo Kambing, sebuah masjid bersejarah yang telah berdiri sejak masa kolonial Belanda. Ratusan warga, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua, tampak antusias menghadiri kegiatan tersebut.

Penjabat (PJ) Keuchik Pulo Kambing, Cut Muajad, dalam sambutannya mengatakan bahwa perayaan Maulid merupakan ungkapan rasa syukur sekaligus wujud cinta kepada Rasulullah SAW.

“Ini adalah wujud kegembiraan kami dalam menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semoga momentum ini menjadi sarana bagi kita semua untuk merefleksikan diri dengan meneladani akhlak Rasulullah,” ujarnya.

Pantauan Krusial.com pada Kamis (04/09/2025), kebersamaan warga terlihat jelas dalam menyukseskan acara. Para pemuda kompak mengatur jalannya kegiatan, sementara para ibu dan bapak turut berpartisipasi penuh, termasuk mempersiapkan kenduri khas Maulid. Suasana semakin meriah ketika anak-anak ikut serta dalam berbagai kegiatan keagamaan yang digelar.

Sementara itu, tokoh pemuda dan mahasiswa Pulo Kambing, Hasbaini, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kekompakan masyarakat. Ia mengatakan bahwa Maulid tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga sarat dengan nilai syi’ar Islam.

“Maulid adalah momentum untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Semoga lahir generasi muda Pulo Kambing yang berakhlakul karimah, berilmu, dan siap membangun desa,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan Maulid mengandung banyak nilai penting, mulai dari ukhuwah, dakwah, keteladanan akhlak, hingga solidaritas sosial yang mempererat persaudaraan masyarakat.***