Krusial.com — Warga yang kesulitan mengurus paspor pada hari kerja mendapat alternatif layanan pada akhir pekan. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh membuka layanan paspor di Xelo Coffee, Meulaboh, Minggu (9/8/2026).
Layanan yang digelar di luar jam kerja tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus kebutuhan paspor tanpa harus meninggalkan aktivitas maupun pekerjaan pada hari kerja. Sebanyak 40 permohonan paspor dilayani dalam kegiatan tersebut.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh, Nicky Avry Muchelly, mengatakan layanan akhir pekan merupakan upaya menyesuaikan pelayanan keimigrasian dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan keimigrasian dapat hadir lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Melalui Layanan Paspor Akhir Pekan ini, masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja tetap mendapatkan kesempatan untuk memperoleh layanan paspor,” kata Nicky.
Menurutnya, pola pelayanan seperti ini menjadi bagian dari upaya Imigrasi Meulaboh menghadirkan layanan yang lebih fleksibel, mudah diakses, cepat dan nyaman bagi masyarakat.
Pelayanan tersebut sekaligus digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia. Namun, pelaksanaannya tidak hanya berorientasi pada peringatan momentum nasional, melainkan diarahkan untuk memberikan akses pelayanan langsung kepada masyarakat di luar pola pelayanan kantor pada hari biasa.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, mengapresiasi langkah Kantor Imigrasi Meulaboh yang menghadirkan pelayanan di luar kantor dan jam kerja.
Menurut Tato, inovasi pelayanan tersebut sejalan dengan upaya Direktorat Jenderal Imigrasi memperluas akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Imigrasi tidak hanya dirasakan di kantor, tetapi juga melalui berbagai inovasi pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyaraka. Layanan Paspor Akhir Pekan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, sekaligus wujud nyata semangat #imigrasiuntukrakyat,” ujarnya.
Penetapan Xelo Coffee sebagai lokasi pelayanan juga memberikan pendekatan berbeda dalam pelayanan publik. Masyarakat dapat mengakses layanan paspor dalam suasana yang lebih santai tanpa mengubah substansi dan standar pelayanan keimigrasian.
Imigrasi Meulaboh menegaskan, akan terus melihat kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam mengembangkan pola pelayanan keimigrasian di Meulaboh.
Dengan 40 permohonan yang dilayani dalam satu hari, Layanan Paspor Akhir Pekan tersebut menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap alternatif waktu pelayanan, terutama bagi warga yang tidak leluasa mengurus dokumen keimigrasian pada hari kerja. ***
Tinggalkan Balasan