Krusial | Aceh Selatan — Forum Peduli Kluet Raya (FPKR) melaksanakan Rapat Kerja (Raker) yang berlangsung di Aula Gedung Pertemuan Kecamatan Kluet Utara pada Minggu, 11 Mei 2025. Puluhan pengurus yang hadir sepakat bahwa Raker tersebut akan membahas berbagai isu sosial hingga kebijakan pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Syarbaini, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan pengurus yang telah ambil peran dalam Raker FPKR. “Rapat kerja ini bertujuan untuk membahas isu sosial dan kebijakan pemerintah di Kluet Raya dan Aceh Selatan, serta mengidentifikasi setiap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum FPKR, Tabrani Atim, menyebutkan bahwa Rapat Kerja ini merupakan amanah dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Berbagai isu yang dibahas meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, kesejahteraan sosial, dan sebagainya. “Tujuan rapat ini adalah untuk mengidentifikasi masalah-masalah sosial yang paling mendesak, menentukan prioritas tindakan yang perlu diambil, serta membangun konsensus dan kerja sama antar pihak,” ucap Tabrani.

Tabrani berharap bahwa melalui Raker FPKR ini dapat menghasilkan banyak hal positif serta menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan FPKR sebagai organisasi masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Senada dengan itu, Dewan Pendiri FPKR, Misbah, (tautan tidak tersedia), menjelaskan bahwa penting bagi sebuah organisasi untuk melaksanakan Rapat Kerja. Selain membahas isu-isu sosial dan kebijakan, banyak persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Sehingga, FPKR harus ambil peran untuk menyeimbangi hal tersebut. “Sebagai mitra pemerintah, FPKR berkewajiban untuk membantu dan mengawasi setiap kebijakan yang ada. Tujuannya untuk memastikan keberpihakan pemerintah terhadap kebijakan yang dilahirkan itu agar mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kluet Utara, Mukhlis Anwar, S.Pi., dalam kesempatannya menjelaskan bahwa keberadaan FPKR merupakan kekuatan yang sangat penting dalam membantu roda pembangunan, baik di tingkat lokal maupun interlokal. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi FPKR selama ini. “Saya berharap ke depan FPKR akan lebih maju dengan mengembangkan partisipasi bersama pemerintah daerah dan turut membantu dalam berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan keagamaan,” harap Mukhlis Anwar.

Dikatakannya, keberadaan FPKR selama ini telah memberikan warna tersendiri dalam memperkaya kehidupan masyarakat. Ia juga mengajak FPKR untuk terus berkolaborasi dan berkontribusi positif dalam menyukseskan program-program pemerintah, khususnya di wilayah Kluet Raya. “Kita memiliki berbagai program yang membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk FPKR yang merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan,” tutupnya.***