Krusial.com — Program Makan Bergizi di Kota Sabang untuk sementara dihentikan seiring dengan tidak adanya aktivitas belajar mengajar di sekolah. Penghentian sementara ini berlaku mulai 29 Mei hingga 31 Mei 2025, bertepatan dengan jadwal libur sekolah pada pekan ini.
Ketua SPPG Yayasan Kurnia Cahaya Permata, Tri Kirana Putri mengatakan keputusan tersebut diambil sesuai dengan kalender pendidikan. Ia menambahkan, pada hari terakhir sebelum libur, para siswa di kecamatan Sukajaya menerima paket menu yang terdiri dari nasi goreng, telur dadar, susu, timun, dan semangka.
“Karena siswa besok libur, maka MBG juga kita liburkan sementara. Program akan kembali berjalan seperti biasa saat sekolah aktif kembali bulan depan,” kata Tri, Rabu (28/5/2025).
Selanjutnya dikatakan, selama berjalan pihaknya sudah berhasil menyalurkan sejumlah paket MBG ke beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Sukajaya. Tercatat 17 sekolah dengan rincian 2.270 siswa telah menerima MBG di Kecamatan Sukajaya.
“Alhamdulillah, hingga saat ini distribusi MBG di Kecamatan Sukajaya berjalan lancar. Jumlah penerima manfaat terus kita pantau agar semua sesuai dengan data sekolah yang sudah kita koordinasikan sebelumnya,” tambahnya.
Ia mengatakan sinergi antara pihak yayasan, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Dan ke depan, harapannya program MBG tidak hanya terus berjalan, tetapi juga berkembang menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh wilayah Kota Sabang.
“Kami berharap program MBG ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk datang ke sekolah dan belajar dengan lebih baik,” tutup Tri Kirana Putri.***
Tinggalkan Balasan