Krusial | Aceh Selatan — Peluncuran resmi Program Bantuan Bajak Sawah Gratis (BASAGA) oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE, M.Sos, bersama Wakil Bupati H. Baital Mukadis, SE, mendapat dukungan luas dari berbagai tokoh masyarakat, termasuk para pimpinan Dayah (Pondok Pesantren) di Aceh Selatan. Acara peresmian yang berlangsung di hamparan sawah depan SMA Negeri 1 Labuhanhaji Timur ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Selatan, Wakil Bupati Aceh Selatan, unsur Forkopimda, para kepala SKPK, camat, dan tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan.

Program BASAGA, yang merupakan bagian dari 100 Hari Kerja Pemerintahan H. Mirwan MS dan H. Baital Mukadis, disambut antusias, terutama oleh kalangan pesantren. Tgk. Syahwizal Elsy, Pimpinan Dayah Mudi Inshafiah Gampong Seubadeh, Bakongan Timur, menyebutkan bahwa program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh keluarga santri.

“Kami sangat bersyukur. Program BASAGA langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Mayoritas wali santri kami adalah petani kecil, dan selama ini biaya bajak sawah menjadi beban tersendiri. Dengan program ini, mereka bisa lebih tenang dan fokus dalam mendidik anak-anaknya secara islami,” tutur Tgk. Syahwizal, yang akrab disapa Ayah Seubadeh, Selasa (13/5/2025).

Ia menambahkan bahwa kebijakan seperti ini mencerminkan keberpihakan pemimpin kepada rakyat kecil, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pendidikan berbasis nilai keagamaan. “Ini bukan sekadar program ekonomi, tapi juga investasi sosial untuk masa depan generasi Aceh Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Tgk. Thamren Jr, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Abi Cut, Pimpinan Dayah Raudhaturrahmah Gampong Pasie Kuala Ba’u Kluet Utara, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas program BASAGA. “Ketika sawah digarap tanpa beban biaya oleh petani, maka sesungguhnya yang dipanen bukan hanya padi, tetapi juga ketenangan batin dan keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka. Kami sangat mendukung langkah ini dan siap membantu menyosialisasikan manfaat program ini ke masyarakat,” ujar Abi Cut.

Beliau juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan untuk memperkuat fondasi sosial dan spiritual masyarakat.

“Kami di dayah siap bersinergi, karena program seperti ini adalah bentuk nyata dari perhatian terhadap masyarakat akar rumput,” imbuhnya.

Para pimpinan dayah ini turut mengajak masyarakat untuk mendukung penuh seluruh program kerja Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan dalam mewujudkan visi Aceh Selatan yang Maju, Produktif, dan Madani. Mereka menutup dengan harapan agar semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus ditumbuhkan.

“Mari kita jadikan program BASAGA sebagai momentum kebangkitan petani dan pendidikan anak-anak kita. Pemerintah sudah membuka jalan, kini giliran kita bersama-sama berjalan menuju kemajuan,” pungkas Tgk. Syahwizal dan Tgk. Thamren.***