Krusial.com — Politeknik Aceh Selatan terus memperkuat kualitas lulusan melalui program pra magang dengan mengirimkan puluhan mahasiswa ke sejumlah perusahaan pabrik kelapa sawit di Aceh dan Sumatera Utara.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi kampus dalam meningkatkan pengalaman lapangan mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor industri pengolahan kelapa sawit yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.

Direktur Politeknik Aceh Selatan, Nuzuli Fitriadi, mengatakan kegiatan pra magang merupakan langkah penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis serta pengalaman kerja nyata.

“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung di lapangan sehingga mampu memahami dinamika dunia industri secara menyeluruh,” kata Nuzuli kepada Krusial, Senin (20/4/2026).

Mahasiswa peserta program pra magang ditempatkan di sejumlah perusahaan mitra dengan rincian sebagai berikut:

  • PT Samira, Kabupaten Aceh Barat Daya, sebanyak 12 mahasiswa (Februari–Mei 2026).
  • PTPN Kebun Rambutan Nusantara IV Regional I, Sumatera Utara, sebanyak 5 mahasiswa (Februari–Desember 2026).
  • PT Mon Jambee, Kabupaten Aceh Barat Daya, sebanyak 9 mahasiswa (April–Juli 2026).
  • PT Astra Lembah Bhakti Aceh, Kabupaten Aceh Singkil, sebanyak 4 mahasiswa (April–Juli 2026).
  • PT Atak, Kabupaten Aceh Selatan, sebanyak 6 mahasiswa (April–Juli 2026).
  • PT Socfindo, Kabupaten Aceh Singkil, sebanyak 4 mahasiswa (April–Juli 2026).
  • PT Fajar Baizuri & Brothers, Kabupaten Nagan Raya, sebanyak 8 mahasiswa (April–Juli 2026).

Menurut Nuzuli, kerja sama antara Politeknik Aceh Selatan dengan berbagai perusahaan tersebut merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten serta siap kerja.

Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater dan menunjukkan sikap disiplin serta tanggung jawab selama mengikuti kegiatan pra magang.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kemampuan diri,” ujarnya.

Melalui program ini, Politeknik Aceh Selatan berharap dapat terus mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan mampu bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor industri perkebunan kelapa sawit.***